KUDUS - Dua gudang tebu pembuatan gula tumbu di Dukuh Masin, Desa Kandangmas mengalami kebakaran.
Kejadian ini terjadi secara berurutan pada Kamis (14/8) malam dan Jumat (15/8) pagi.
Kejadian kebakaran pertama yang melanda gudang penggilingan tebu terjadi di RT 2/15 di Dukuh Masin, Desa Kandangmas Kamis (14/8) sekitar pukul 19.30.
Sementara lokasi kebakaran kedua terjadi di RT 2/14 Jumat (15/8) sekitar pukul 10.00.
Kapolsek Dawe AKP Budianto menjelaskan, gudang tebu yang terbakar pada Kamis (14/8) malam tersebut milik Siswanto.
Kebakaran tersebut diduga bersumber dari api yang berasal dari tungku pawon pembuatan gula merah sisa aktivitas sore hari.
Sementara kronologi kebakaran ini diketahui oleh karyawan yang rumahnya berada berdekatan dengan gudang tersebut.
Saksi mata melihat api membakar gudang yang terdapat sampah atau ampas yang biasa digunakan sebagai bahan bakar proses pembuatan gula merah.
”Karena ampas sudah kering sehingga api cepat membesar dan menjalar membakar gudang tempat ampas disebelahnya,” katanya.
Warga yang berada di lokasi selanjutnya menghubungi pemilik gudang.
Petugas Damkar BPBD Kudus, Satpol PP, dan armada kebakaran milik perusahaan tiba di lokasi sekitar pukul 21.30.
Budi menambahkan, kerugian materil ditaksir mencapai Rp 80 juta.
Dia merincikan, gudang bangunan luas 28 meter x 8 meter dan 18 meter x 4 meter ditaksir kerugiannya mencapai Rp 70 juta.
”Untuk bahan sampah atau ampas yang terbakar kerugiannya ditaksir Rp 10 juta,” katanya.
Sementara itu, untuk kebakaran di lokasi yang kedua tengah ditangani. Api bisa dipadamkan sekitar pukul 11.30 WIB. (gal)
Editor : Ali Mustofa