Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ancaman Hama Tikus Mulai Menyerang di MT 3, Gapoktan Banget Mulai Siaga

Galih Erlambang Wiradinata • Senin, 11 Agustus 2025 | 21:35 WIB

WAS-WAS: Petani mengecek instalasi listrik pencegah hama di area persawan Desa Banget.
WAS-WAS: Petani mengecek instalasi listrik pencegah hama di area persawan Desa Banget.
 

KUDUS - Warga Desa Banget, Kecamatan Kaliwungu resah memasuki masa tanam III belakangan ini.

Serangan hama seperti tikus menjadi ancaman yang mengkhawatirkan bagi pelaksanaan ketahanan pangan.

Ketua Gapoktan Makmur Desa Banget, Tolikan mengaku harga gabah kering panen (GKP) pada masa tanam III ini cukup bagus.

Yakni di rentang harga Rp 6.900 hingga Rp 7 ribu lebih. Harga ini hampir sama dengan MT II.

Di sisi harga GKP yang membaik itu, petani mendapatkan ancaman nyata. Salah satunya hama tikus yang mulai menyerang belakagan ini.

”Cuaca saat ini memang bagus, namun ada hama tikus yang menyerang,” katanya.

Dia menambahkan, petani telah menyiasati serangan hama tikus tersebut. Petani memasang listrik yang berada di lahan persawahan.

Dampak hama tikus ini sangat meresahkan dan berdampak pada hasil panen nantinya. Di tengah harga jual gabah yang bagus tentunya petani tidak ingin merugi.

”Kalau hasil panen 1 hektar ketika tidak hama bisa menghasilkan 5,5 ton. Ketika hama menyerang dampaknya satu hektar sawah hanya menghasilkan tiga ton gabah saja,” ungkapnya.

Kewaspadaan dini dari tantangan hama itu telah ditingkatkan oleh para petani. Selain suplai kebutuhan air di masa tanam III ini dirasa sudah tercukupi.

”Untuk air kami didukung oleh sumur dalam dari PSDA, total ada empat titik sumur di Desa Banget,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Pertanian Tanaman Pangan dan Perkebunan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus Agus Setiawan menyampaikan, pada tahun 2024 luas tanam MT 2 sebesar 9.423 hektar. Sementara pada MT 3 luasan lahan mencapai 5.322 hektar. Total tanam sd juli : 14.745 hektar.

Sementara itu pada panen MT 2 tahun 2025 9.904 hektar, MT 3 sampai dengan juli 2025 8.595 hektar. total luas panen sampai dengan Juli 2025 18.499 hektar.

”Ada penambahan luas tanam antara tahun 2024 dan 2025 di periode yg sama seluas 586 hektar,” katanya. (gal)

Editor : Ali Mustofa
#tikus #hama #sawah #Kudus