KUDUS - Kegiatan belajar dan mengajar siswa Kelas I SD 4 Kandangmas, Kecamatan Jekulo sedikit berbeda Kamis (31/7).
Para siswa tidak didampingi oleh guru kelas saat pembelajaran.
Anggota Kodim 0722/Kudus menggantikan peran guru kelas itu. Anggota Babinsa Desa Kandangmas Serda Syukron Mawun melaksanakan proses kegiatan belajar dan mengajar.
Serda Syukron mengajarkan dan mengenalkan matematika kepada para siswa.
Metodenya dengan pembelajaran matematika Gampang, asyik, dan menyenangkan (Gasing).
Pembelajaran matematika Gasing ini merupakan program kegiatan non fisik TMMD Reguler ke 125 Tahun 2025 Kodim 0722/Kudus.
Siswa terlihat akrab dengan anggota TNI itu. Siswa aktif dalam proses belajar dan mengajar itu.
Mereka tidak sungkan dan mau mengikuti pembelajaran matematika Gasing.
Syukron mengajarkan berhitung dengan alat. Media yang digunakan adalah stik es krim.
Dengan mudah para siswa mampu mengikuti apa yang disampaikan oleh Syukron.
Salah satu siswa Rafa mengaku baru kali ini diberikan materi oleh TNI. Dia mengenal sosok TNI itu cukup ramah dan humoris.
”Ga takut karena bapak TNInya lucu dan memberikan pembelajaran mudah ditangkap,” katanya.
Sistem pembelajaran matematika Gasing itu, menurut Rafa mudah dipahami. Ia dapat berhitung dengan cepat dibarengi dengan praktik langsung.
Sementara itu Babinsa Koramil 07 Dawe Serda Syukron Mawun menyampaikan, metode pembelajaran matematika Gasing ini merupakan pembelajaran dengan pendekatan praktik dan menyenangkan.
Metode ini juga anjuran dari TNI Angkatan Darat.
”Saya melihat antusias siswa cukup senang dan mudah mengikuti pembelajaran. Sebelum pelajaran kami melakukan senam dulu,” katanya.
Terkait media pembelajaran ia menggunakan stik es krim. Syukron mencoba mengenalkan menghitung angka. Mulai dari kelipatan lima hingga seterusnya.
”Lewat program Babinsa mengajar ini kami peduli dengan pendidikan siswa dan mendukung program pemerintah mencerdaskan bangsa untuk menuju generasi emas,” katanya.
Sementara itu, Plt Kepala Sekolah SD 4 Kandangmas, Suwito mengapresiasi program non fisik TMMD reguler tersebut.
Pembelajaran matematika dengan metode Gasing ini akan memudahkan siswa.
”Siswa tidak tampak sepaneng (terlalu serius) dan menjadi takut dalam belajar matematika,” jelasnya.
Selain itu, kehadiran TNI di sekolah ini bisa menjadi panutan para siswa.
Selain bertugas menegakkan kedaulatan negara, TNI juga memiliki peran mencerdaskan anak bangsa. (gal)
Editor : Ali Mustofa