Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Lewat Inovasi Aplikasi SI GANDRUNG, Putra Daerah Kudus Mifrohul Hana Masuk 10 Besar PAI Award Nasional 2025

Galih Erlambang Wiradinata • Rabu, 16 Juli 2025 | 22:41 WIB
MEMBANGGAKAN: Sosok pencetuks Aplikasi SI GANDRUNG Mifrohul Hana (kanan) saat mengunjungi klenteng.
MEMBANGGAKAN: Sosok pencetuks Aplikasi SI GANDRUNG Mifrohul Hana (kanan) saat mengunjungi klenteng.

KUDUS - Prestasi membanggakan diraih oleh Penyuluh Agama Islam (PAI) asal Kabupaten Kudus Mc. Mifrohul Hana lewat sebuah inovasi aplikasi.

Ia yang berhasil merilis Aplikasi Si GANDRUNG atau Konsultasi Moderasi Beragama dan Resensi Buku Pejuang Agama masuk ke nominasi 10 besar PAI Award Nasional 2025.

Mifrohul Hana menjelaskan, Aplikasi SI GANDRUNG menjadi terobosan digital yang menawarkan ruang edukatif untuk dialog antarumat beragama, penguatan nilai-nilai toleransi, serta literasi kebangsaan yang inklusif.

Inovasi ini menjadikan dakwah tak lagi terbatas di mimbar, tetapi menjangkau ruang virtual yang lebih luas dan relevan dengan masyarakat masa kini.

”SI GANDRUNG hadir bukan sekadar platform teknologi, tetapi menjadi gerakan sunyi yang bergaung lantang mengajak masyarakat dari segala kalangan untuk merawat perbedaan, menjunjung kerukunan, dan memaknai keberagaman sebagai rahmat Tuhan,” jelasnya.

Dia bersyukur inovasinya ini bisa masuk 10 besar nominasi PAI Award dalam katergori penguatan moderasi beragama.

Artinya ini adalah bagian sebuah prestasi yang tak hanya membanggakan Kabupaten Kudus.

Tetapi juga mengangkat marwah Provinsi Jawa Tengah di kancah nasional.

”Bukan hanya soal aplikasi. Gagasan besar ini menjadi dasar penetapan Kudus sebagai Lokasi Prototipe Moderasi Beragama Provinsi Jawa Tengah melalui SK Dirjen Bimas Islam Nomor 1033 Tahun 2024,” katanya.

Tak hanya berhenti di situ saja, Mifrohul Hana terus menebar manfaat melalui pembangunan Ikon Kampung Moderasi Beragama di Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati.

Hal ini sebuah langkah monumental yang menjadikan moderasi sebagai denyut kehidupan masyarakat.

Dia meminta dukungan dan doa agar inovasinya ini mampu mendulang prestasi di tingkat nasional.

Pada  bulan Agustus 2025 mendatang, akan mampu membawa pulang prestasi tertinggi dari ajang PAI Award Nasional yakni bisa meraih Juara I.

Namun lebih dari sekedar kemenangan, semoga cahaya dari perjuangan memberikan nyala semangat baru bagi seluruh Penyuluh Agama Islam se-Nusantara.

Agar terus menjadi suluh penerang, penyejuk umat, dan penjaga harmoni Indonesia tercinta.

Diketahui, Provinsi Jawa Tengah tampil gemilang di PAI Award Nasional tahun ini.

Sembilan penyuluh terbaik dari sembilan kategori nasional berhasil masuk 10 besar nominasi.

Hal ini membuktikan bahwa tanah Jawa ini subur oleh para pejuang dakwah dan transformator sosial yang unggul dan berintegritas. (gal)

Editor : Ali Mustofa
#jateng #aplikasi #pai #Kudus #PAI Award 2025