KUDUS – Kecelakaan tunggal menimpa satu rombongan wisatawan asal Tayu, Pati, saat hendak menuju destinasi wisata Pijar Park di kawasan Pegunungan Muria.
Minibus yang mereka tumpangi terguling di tanjakan Suren, wilayah perbatasan antara Desa Japan dan Desa Dukuhwaringin, Kecamatan Dawe, pada Selasa (8/7) sekitar pukul 11.30 WIB.
Informasi dihimpun dari Ketua Destana (Desa Tanggap Bencana) Japan, Bambang Kurniawan, menyebutkan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Baca Juga: Menggebrak! Disbudpar Kudus Gagas Festival Gunungan Muria, Siap Bikin Desa Ramai Wisatawan!
Namun, satu orang mengalami luka ringan di bagian kepala akibat benturan.
Korban telah dievakuasi ke Puskesmas Gembong untuk mendapatkan perawatan.
"Mobil tidak kuat menanjak, kemudian mundur dan terguling. Penumpang panik, tapi syukurnya tidak ada korban meninggal dunia," ungkap Bambang.
Minibus tersebut mengangkut rombongan sekitar 20 orang yang berangkat dari Tayu menuju objek wisata Pijar Park.
Setelah insiden, seluruh penumpang berhasil dievakuasi ke rumah warga sekitar untuk mendapatkan pertolongan dan menenangkan diri.
Hingga berita ini ditulis, kendaraan minibus masih berada di lokasi kecelakaan karena kondisi medan yang cukup berat menyulitkan proses evakuasi.
Petugas dan relawan tengah berkoordinasi untuk mengangkat kendaraan dari lokasi terguling.
Baca Juga: 130 Guru Muhammadiyah Kudus “Digembleng” Metode IQRO’, Ini Tujuannya!
"Bus masih di lokasi. Kami masih menunggu bantuan alat berat karena tanjakan Suren ini memang curam dan cukup berisiko," tambah Bambang.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kondisi kendaraan dan kewaspadaan pengemudi, terutama saat melintasi jalur pegunungan yang terjal.
Warga sekitar dan tim tanggap bencana juga mengimbau para wisatawan untuk lebih berhati-hati dalam perjalanan, terutama saat musim liburan. (dik)
Editor : Ali Mustofa