Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tim All Stars Papua Tampil Ngotot, Persiapan Hanya Empat Hari Berlaga Hydroplus Piala Pertiwi All Stars 2025 U-14 dan U-16

Galih Erlambang Wiradinata • Selasa, 8 Juli 2025 | 01:15 WIB

TAMPIL MAKSIMAL: Pesepak bola asal Papua kiri menendang bola ke arah gawang tim All Stars Kudus.
TAMPIL MAKSIMAL: Pesepak bola asal Papua kiri menendang bola ke arah gawang tim All Stars Kudus.
  

KUDUS- Penampilan tim All Stars Papua di ajang Hydroplus Piala Pertiwi All Stars 2025 U-14 dan U-16 memukau penonton di Supersoccer Arena Senin (7/7).

Tim Papua ini terbilang mempersiapkan diri sangat mepet dan mentargetkan juara pada ajang sepak bola perempuan junior tersebut.

Tim Papua sendiri tergabung pada grup B bersama tim All Stars Kudus, Cirebon, dan Sulawesi. Pada pertandingan pertamanya Papua berhasil mengalahkan Kudus dengan skor 1-3.

Penampilan pemain sepak bola belia asal Papua ini terbilang ngotot di atas lapangan.

Mereka mampu menerapkan transisi yang cepat. Selain itu para pemain mempunyai power yang kuat. Skill individu juga disajikan di atas lapangan.

Pelatih Tim All Stars Papua, Thomas Alva Edison Madjar menyampaikan, persiapan di ajang Piala Pertiwi ini cukup mepet.

Para pemain dari berbagai daerah di Papua berkumpul di Jayapura.

”Kurang lebih persiapan empat hari di Jayapura, kami langsung berangkat ke Kudus,” katanya.

Thomas menambahkan, untuk mencari bakat pesepak bola ini pihaknya juga terbang dan mendatangi ke daerah-daerah. Tim talent scouting mendatangi ke wilayah Biak, Wamena, dan lainnya.

Pihaknya menegaskan tidak mau menjadi penggembira saja di turnamen sepak bola putri ini. Papua mempunyai asa yang tinggi untuk meraih juara.

”Kami sudah terbang jauh, kami mentargetkan juara di Piala Pertiwi ini,” jelasnya.

Dia mengakui perkembangan dan pembinaan sepak bola putri belum merata. Namun Thomas yakin ekosistem dan perkembangan sepak bola putri di Papua akan tumbuh pesat.

Sementara itu, Head Coach MilkLife Soccer Challenge Timo Scheunemann mengapresiasi penampilan anak-anak Papua di atas lapangan.

Dia menilai secara objektif bahwa Papua sudah menunjukkan kualitasnya.

”Kualitas mereka sudah oke, para pemain punya skill individu. Dan memiliki power (Kekuatan kaki),” katanya.

Timo beraharap pembinaan di akar rumput terus dikembangkan ke depan. Selain itu, dia mendorong adanya akademi Freeport sepak bola perempuan seperti halnya pembinaan sepak bola laki-laki.

Pada hari pertama ini, kata Timo delapan tim sudah menunjukkan kemampuan luar biasanya. Dia mengamati telah ada bibit yang menonjol.

Lewat turnamen Hydroplus Piala Pertiwi All Stars 2025 U-14 dan U-16 ke depan ekosistem di akar rumput terus berkembang. Sekolah Sepak Bola (SSB) bermunculan.

”Setelah itu anak-anak yang U-14 ini bisa melanjutkan ke EPA dan profesional. Dengan berjalannya ini dua tahun kemudian tidak menutup kemungkinan akan lahir kompetisi liga profesional,” tandasnya. (gal)

Editor : Mahendra Aditya
#Piala Pertiwi #papua #Hydroplus Pertiwi Cup U 14 dan U 16 2025 #pertiwi #Bakti Olahraga Djarum Foundation #Kudus