Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ajang FLS3N Kudus jadi Wadah Unjuk Kebolehan Siswa Berbakat Bidang Seni dan Sastara

Indah Susanti • Jumat, 4 Juli 2025 | 01:13 WIB
UNJUK KEBOLEHAN: Peserta FLS3N tingkat SD performance tari bercerita di hadapan dewan juri.
UNJUK KEBOLEHAN: Peserta FLS3N tingkat SD performance tari bercerita di hadapan dewan juri.

KUDUS – Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus menyelenggarakan seleksi Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang SD

Ajang bergengsi di kalangan pelajar ini digelar di Gedung Pusat Belajar Guru (PBG) Kudus, dengan melibatkan 90 peserta dari 63 sekolah.

Para peserta ini merupakan delegasi terbaik dari sembilan Korwil Kecamatan Bidang Pendidikan.

Ajang FLS3N 2025 tingkat Kabupaten Kudus menghadirkan tujuh cabang lomba di bidang seni dan sastra.

Meliputi, gambar ekspresi, menyanyi solo, seni kriya, mendongeng, menulis cerita, pantomim, dan tari.

Kepala Disdikpora Kudus Harjuna Widada memastikan penilaian atau penjurian ajang FLS3N dilakukan dengan objektif, adil, dan transparan. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya komplain dari para peserta.

“Penjurian fair, keputusan juri tidak bisa diganggu gugat,” kata Harjuna.

Kasi Kurikulum Pendidikan Dasar (Dikdas) Maulana Majid, menambahkan peserta merupakan juara pertama dari hasil seleksi tingkat kecamatan yang dikirim oleh masing-masing koordinator wilayah (korwil).

“Setiap korwil mengirimkan satu peserta terbaik dari tujuh cabang lomba. Tujuannya bukan sekadar lomba, tetapi juga sebagai media pembentukan karakter, penguatan kepercayaan diri, dan sarana ekspresi diri siswa,” ujar Majid.

Majid berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda Kudus yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa seni dan karakter yang kuat.

Menurutnya, FLS3N SD Kudus 2025 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga perayaan kreativitas, kedisiplinan, dan keragaman budaya yang melekat pada siswa sekolah dasar di Kabupaten Kudus.

“Lewat FLS3N ini, kita dorong siswa tampil berani, beretika, dan menjunjung nilai-nilai budaya,” tambahnya.

Kepala SD 2 Wergu Wetan Nurhani Kartika Sari, mengatakan mengirim lima siswa untuk dua cabang lomba, diantaranya Tari Kreasi dan Gambar Ekspresi.

Karya tari yang ditampilkan mengangkat kisah lokal tentang Sendang Bulusan di Desa Hadipolo, Jekulo. Ia menambahkan, persiapan dilakukan intensif, baik di sekolah maupun di rumah dengan dukungan penuh orang tua dan pelatih.

“Kami ingin anak-anak mengenal budaya daerahnya lewat seni tari. Selain itu, untuk lomba Gambar Ekspresi, kami kirimkan siswa kelas 5 yang memang sudah sering ikut lomba menggambar dan sangat antusias,” jelas Nurhani. (san)

Editor : Mahendra Aditya
#FLS3N kudus #FLS3N #FLS3N SD Kudus 2025 #Kudus