Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Stok Melimpah, Droping Abate untuk Stok Puskesmas Dibagikan ke Warga Gratis, Begini Caranya

Indah Susanti • Senin, 30 Juni 2025 | 23:03 WIB
STOK ABATE: Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit DKK Darsono memperlihatkan botol abate di ruang kerja baru-baru ini.
STOK ABATE: Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit DKK Darsono memperlihatkan botol abate di ruang kerja baru-baru ini.

KUDUS – Ketersediaan abate di Puskesmas stok melimpah, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus mendroping abate dan bisa dibagikan ke warga secara gratis.

Upaya ini sebagai pencegahan merebaknya demam berdarah dengue (DBD) dan kader Jumantik bisa aktif memberikan informasi bahwa bisa meminta abate ke Puskesmas.

Hal ini  disampaikan Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit DKK Kudus Darsono, abate ini paling ramah lingkungan sebagai langkah pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Apalagi, cuaca sering kali tidak menentu, mengakibatkan nyamuk Aedes Aegypti berkembangan biak.

”Jika ada yang membutuhkan bisa datang ke Puskesmas, meminta abate. Seharusnya, peran kader Jumantik bisa memberikan abate ke warga," ujarnya.

"Ini langkah yang terus dilakukan selain meminta fogging, karena saat ini tidak dianjurkan,”jelasnya.

Darsono menambahkan, bubuk abate ini tinggal ditaburkan di dalam penampungan air.

Contohnya di kolam ikan, kemudian bak mandi dan usahakan bebas dari genangan air seperti ban yang tidak terpakai kena air hujan, lalu kaleng-kaleng bekas dan sebagainya.

Sementar ini, kasus DBD sejak 2022-2024 mengalami penurunan.

Masih ada catatan yang meninggal, hingga bulan Mei 2025, jumlah kasus 215 kasus.

Pihaknya, terus melakukan evaluasi dalam penanganan kasus DBD.

Darsono mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan rumah.

Ia mendorong warga untuk aktif melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) serta menerapkan langkah 3M. Mengurus, Menutup.dan Mengubur.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan rumah masing-masing dengan rutin melakukan PSN,” ujarnya.

Untuk mendukung langkah 3M, warga disarankan menggunakan obat abate yang terbukti efektif membunuh jentik nyamuk.

Penggunaan abate secara rutin, dikombinasikan dengan penerapan 3M, diharapkan mampu menekan penyebaran nyamuk penyebab DBD.

“Obat abate ini sangat efektif membunuh jentik nyamuk dan bisa didapatkan secara gratis di puskesmas. Kami harap masyarakat memanfaatkannya secara rutin agar upaya pencegahan DBD semakin maksimal,” terangnya. (san)

Editor : Ali Mustofa
#abate #fogging #warga #kolam ikan #dinas kesehatan #dbd #nyamuk #jumantik #puskesmas