Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Keren! Desa Ngembal Kulon Jalani Tahap Verifikasi Lapangan Desa Digital Tingkat Nasional

Andika Trisna Saputra • Rabu, 25 Juni 2025 | 17:52 WIB
PENILAIAN: Verifikasi lapangan lomba Desa Digital oleh tim Kemendes PDTT RI di Desa Ngembal Kulon, Selasa (24/6). (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)
PENILAIAN: Verifikasi lapangan lomba Desa Digital oleh tim Kemendes PDTT RI di Desa Ngembal Kulon, Selasa (24/6). (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)

KUDUS – Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, mencatatkan prestasi membanggakan dengan berhasil masuk 15 besar Lomba Desa Digital Tingkat Nasional 2025.

Verifikasi lapangan oleh tim Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDTT) RI dilakukan pada Selasa (24/6), menandai langkah penting menuju tahap penilaian 10 besar.

Kepala Desa Ngembal Kulon, Moh Khanafi, mengatakan bahwa capaian ini menjadi pelecut semangat bagi pemerintah desa dan warga.

Baca Juga: Maxi Yamaha Jadi Gaya Hidup Berkendara Baru

“Alhamdulillah, Ngembal Kulon jadi salah satu desa yang mewakili Kudus. Ini jadi pemantik semangat karena kami baru memulai digitalisasi sejak awal 2024,” ujarnya.

Khanafi menambahkan, digitalisasi pelayanan desa meliputi surat-menyurat dan konektivitas internet.

Melalui BUMDes, mereka menyediakan layanan internet kepada 330 pelanggan berbayar, serta akses gratis di ruang publik seperti aula balai desa dan pos kamling.

Desa juga telah memasang 16 kamera CCTV dan merencanakan penambahan 20 unit lagi.

Di Balai Desa Ngembal Kulon juga terdapat lima cctv dan dua cctv di kandang yang merupakan program ketahanan pangan.

Sebagai bagian dari keterbukaan informasi publik, Ngembal Kulon rutin memperbarui website desa, menampilkan laporan kegiatan dan anggaran.

“Kami juga punya aplikasi Kentongan dan Lapor sebagai wadah aspirasi masyarakat, serta Lapak Desa untuk promosi UMKM,” tambahnya. 

Baca Juga: Beginilah Cara Dumors Blora Nikmati Rute Dekat, Suasana Hangat

Tahun ini, desa juga akan bekerja sama dengan BPS untuk program Desa Cantik (Cinta Statistik).

Verifikasi lapangan oleh tim Kemendes PDTT turut didampingi Sekretaris Dinas PMD Kudus, Fiza Akbar.

Ia menyebutkan, penilaian mencakup tujuh indikator, termasuk infrastruktur, komunitas digital, dan keberpihakan dana desa terhadap transformasi digital.

“Ini bukan sekadar punya aplikasi, tapi bagaimana aplikasi itu benar-benar dirasakan masyarakat dan berkelanjutan,” jelasnya.

Fiza mengungkapkan, Ngembal Kulon menempati peringkat ketujuh dari 117 desa peserta se-Indonesia.

Baca Juga: Lintas Generasi Maxi Yamaha Bersatu di Maxi Day, Ini Penampakannya

Bersamaan dengan itu, desa juga dimonitor dalam program Desa Cerdas.

“Dari dua desa yang kami usulkan, yakni Kramat dan Ngembal Kulon, hanya Ngembal Kulon yang lolos ke 15 besar,” katanya.

Kepala Dinas PMD Kudus, Famni Dwi Arfana, menyatakan prestasi ini menunjukkan keseriusan desa dalam bertransformasi digital.

Ia berharap lebih banyak desa di Kudus mengikuti jejak Ngembal Kulon.

“Ini bukti desa bisa maju lewat digitalisasi. Semoga desa lain segera menyusul,” tandasnya. (dik)

Editor : Ali Mustofa
#Kemendes PDTT RI #lomba desa digital nasional #15 besar #Kudus #desa digital