Fasilitas Modern Hadir! RSUD Kudus Resmikan Laboratorium, Farmasi, dan Ambulans Baru
Redaksi Radar Kudus• Jumat, 20 Juni 2025 | 22:07 WIB
Prosesi Penyiraman air pada Ambulance baru oleh Bupati dan Wakil Bupati Kudus
KUDUS - Gedung Laboratorium, Farmasi, dan Mobil Ambulance Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudus resmi dibuka pada pukul 9 pagi di Aula Utama RSUD.
Peresmian ini dilakukan pada Jum’at (20/6) oleh Bupati Sam’ani Intakoris dan Wakil Bupati Bellinda Birton.
Peresmian dihadiri dari beberapa pihak seperti, kepala Kedinasan, kepala Puskesmas, ketua Komisi D Dinas Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Anggota dan Dewan Pengawas (Dewas) RSUD, dan banyak lagi.
Dalam sambutannya, Sam’ani menyampaikan bahwa peresmian ini untuk menjadikan RSUD lebih terdepan dari rumah sakit yang lain.
“Mengingat jumlah rumah sakit swasta yang terus bertambah di berbagai daerah, RSUD perlu segera berbenah diri dan meningkatkan kualitas pelayanannya agar tetap menjadi pilihan utama masyarakat,” ujarnya.
Direktur RSUD Abdul Hakam menyampaikan, peresmian bertujuan meningkatkan pelayanan serta memperkuat fasilitas.
Ia juga berharap agar terdapat alokasi anggaran tambahan untuk pengadaan mobil Ambulans lebih lanjut.
“Total ambulans kami lebih dari tiga mobil. Biasanya memakai ambulans kecil untuk menuju jalan yang sempit, sedangkan untuk rujukan ke luar kota membutuhkan mobil Hiace," ujarnya.
"Idealnya, fasilitas kami dapat menambah unit ambulans setiap tahun guna meningkatkan pelayanan dan jangkauan,” jelasnya.
Abdul Hakam juga menambahkan bahwa proses renovasi terus berlanjut. Setelah peresmian kemarin, tahun ini akan renovasi Instalasi Gawat Darurat (IGD).
“Kami merelokasi laboratorium dari dalam IGD ke area belakang. Bekas ruangan laboratorium akan kami renovasi untuk memperluas IGD, yang semula berkapasitas 20 tempat tidur menjadi 40 tempat tidur,” tambahnya.
Selain itu, upaya untuk memperluas jam layanan mobil Ambulance hingga sore hari sedang diupayakan.
Meskipun tim dokter dan medis sudah siap, perluasan ini menghadapi tantangan.
"Kami harus berkoordinasi dengan perawat, staf laboratorium, farmasi. Jadi, tidak hanya dokter saja," ungkapnya. (Titin / Labib Azka)