KUDUS - Dua ekor hewan kurban di Desa Garung Lor sempat lepas saat hendak disembelih Sabtu (7/6).
Dua hewan tersebut akhirnya berhasil dilumpuhkan dan disembelih di tempat kejadian.
Hewan kerbau ini dikabarkan sempat lepas saat pelaksanaan kurban di RSI Sunan Kudus.
Beruntung hewan kurban itu berhasil dikendalikan dan tidak merusak fasilitas sekitar.
Sementara lokasi yang kedua, kerbau yang lepas berada pada pelaksanaan kurban warga Desa Garung Lor.
Kapolsek Kaliwungu, AKP Deni Dwi Noviandi menyatakan, kejadian itu hewan kurban kerbau sempat lepas ketika hendak disembelih panitia.
Namun kerbau yang lepas tersebut berhasil dijinakkan oleh panitia.
Dari kejadian itu, tidak ada kerusakan fasilitas umum. Akan tetapi kerbau tersebut menyenggol motor yang terpakir di sekitar lokasi kejadian.
”Hanya motor saja yang kesenggol, motornya ga papa, tidak ada luka-luka dan ini sudah ditangkap,” katanya.
Deni menambahkan, proses penjinakkan kerbau lepas tersebut membutuhkan waktu kurang dari setengah jam.
Akhirnya panitia kurban menyembelih hewan kurban di lokasi.
Sementara itu, Kabid Perternakan pada Dinas Pertanian dan Pangan Kudus, Arin Nikmah memperoleh laporan adanya kerbau lepas di RSI Kudus.
Hewan kurban tersebut berhasil dijinakkan dan tidak ada korban.
Dia menyebut memperoleh laporan tersebut sekitar pukul 07.11. Panitia kurban berhasil menjinakkan kerbau tersebut kurang lebih 15 menitan.
”Alhamdulilah berhasil ditangani dan disembelih seketika itu di lokasi,” katanya.
Terpisah, Direktur RSI Sunan Kudus, dr Ahmad Syaifuddin membenarkan adanya kerbau yang lepas tersebut.
Kerbau tersebut sempat berputar-putar di area RSI Sunan Kudus. Tidak membutuhkan waktu lama, panitia kurban bisa menjinakkan kerbau tersebut.
”Hanya menyenggol satu sepeda motor saja, itu gapapa. Setelah ketangkap langsung disembelih. Tidak ada korban yang mengalami luka-luka,” katanya.
Dia menambahkan, pada tahun ini ada lima ekor kerbau yang disembelih untuk kurban. Hewan lainnya beberapa kambing juga disembelih.
Lima kerbau tersebut berasal dari karyawan RSI Sunan Kudus. (Galih Erlambang Wiradinata)
Editor : Ali Mustofa