Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Modernisasi Alat Pengelolaan Sampah di Tanjungrejo Kudus, Datangkan Mesin Pengolahan Cairan Limbah Sampah

Andika Trisna Saputra • Selasa, 3 Juni 2025 | 15:28 WIB
TIBA: Mesin pengolah lindi telah tiba dan menunggu pemasangan, belum lama ini. (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)
TIBA: Mesin pengolah lindi telah tiba dan menunggu pemasangan, belum lama ini. (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)

KUDUS – Upaya modernisasi pengelolaan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, kini memasuki tahap pemasangan mesin pengolahan lindi.

Proses ini menjadi salah satu langkah strategis untuk menekan dampak lingkungan akibat cairan limbah sampah (lindi), yang selama ini menjadi masalah utama di kawasan TPA.

Kepala UPT TPA Tanjungrejo, Eko Warsito, menyebutkan bahwa rangkaian peralatan pengolahan lindi, termasuk mesin-mesin impor dari luar negeri, telah tiba dan siap dipasang.

Pemasangan direncanakan dimulai dalam pekan ini.

Baca Juga: Viral Video Emak-Emak Diamankan Warga, Diduga Edarkan Uang Palsu di Pasar Sedadi dan Truko Grobogan

“Alat-alat untuk pengolahan lindi sudah datang. Pekan ini mulai dipasang dan akan dirakit menjadi satu kesatuan sistem pengolahan lindi,” kata Eko, Senin (2/6).

Tahapan ini menandai dimulainya proses konkret modernisasi pengelolaan limbah di Kudus.

Selain mesin pengolah lindi, TPA juga tengah menyelesaikan infrastruktur pendukung, termasuk jaringan listrik tiga phase yang kini sedang dikerjakan.

Tiang-tiang listrik telah didirikan sejak Mei lalu dan tinggal menyambungkan jaringan.

Baca Juga: Idul Adha Jatuh di Hari Jumat! Wajibkah Salat Jumat Setelah Salat Id? Ini Penjelasan 3 Mazhab dan Buya Yahya!

Selain itu, TPA juga sedang persiapan menuju sistem Refuse Derived Fuel (RDF), yakni pengolahan sampah anorganik menjadi bahan bakar alternatif.

Gedung pengolahan RDF dari PT Pura hampir rampung, tinggal menunggu jaringan listrik dan mesin RDF untuk mengoperasikan sistemnya.

“Kalau RDF sudah berjalan, insyaallah tidak akan ada lagi tumpukan sampah di TPA. Termasuk lindi juga sudah bisa ditangani dengan pengolah lindi,” ujar Eko.

Untuk mendukung optimalisasi lapangan, TPA telah diperkuat dengan dua unit excavator dan satu dozer baru.

Alat berat ini digunakan untuk menata ulang tumpukan sampah yang masih ada.

Eko menambahkan bahwa langkah ini juga sebagai jawaban atas permintaan masyarakat dalam aksi damai beberapa waktu lalu.

Sejumlah permintaan seperti pengurangan bau, pengolahan limbah, dan pengurangan tumpukan sampah mulai dipenuhi bertahap.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Indonesia Open 2025 Hari Ini: Putri Kusuma Wardani vs Malvika Bansod dan Alwi Farhan vs HS Prannoy, Awas Kejutan!

Kini, tumpukan sampah lebih tertata dan tidak berbau.

Pemkab Kudus kini menjalin kerja sama dengan Swedfund, lembaga pembiayaan milik Pemerintah Swedia, dalam aspek edukasi dan pendampingan pengelolaan sampah.

Selain itu, tengah dirintis kerja sama dengan PT Semen Indonesia Group (SIG) yang akan menerima hasil olahan RDF sebagai bahan bakar alternatif.

“Saat ini lahan dan bangunan RDF sedang dipersiapkan. Gedung RDF dari PT Pura juga hampir selesai. Begitu jaringan listrik rampung, semuanya bisa dijalankan,” jelasnya.

Dengan adanya sistem pengolahan lindi dan RDF, Eko berharap TPA Tanjungrejo tidak lagi menjadi sumber bau dan pencemaran lingkungan.

“Kita harap ini jadi titik balik. Tidak ada tumpukan, tidak bau, dan limbah bisa dikendalikan. Ini harapan kita bersama, termasuk Pak Bupati dan warga Kudus,” tutupnya. (dik)

Editor : Mahendra Aditya
#tumpukan sampah #TPA Tanjungrejo kudus #Mesin Pengolah Limbah #progres #RDF