Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Sukses Terselenggara, Bupati Kudus: Festival Mewarnai Jawa Pos Radar Kudus Jadi Ajang Asah Kreativitas Seni

Redaksi Radar Kudus • Senin, 2 Juni 2025 | 18:15 WIB
SALURKAN BAKAT: Peserta Festival Mewarnai Jawa Pos Radar Kudus mengerjakan gambar dengan krayon di Pendapa Kabupaten Kudus pada Rabu (28/5) lalu.
SALURKAN BAKAT: Peserta Festival Mewarnai Jawa Pos Radar Kudus mengerjakan gambar dengan krayon di Pendapa Kabupaten Kudus pada Rabu (28/5) lalu.

KUDUS – Festival Mewarnai Jawa Pos Radar Kudus telah terselenggara dengan sukses pada Rabu (28/5) lalu.

Peserta berhasil menyelesaikan lomba dengan baik dan tertib.

Festival ini, dilaksanakan di Pendapa Kabupaten Kudus oleh Jawa Pos Radar Kudus bersama Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah raga (Disdikpora) Kudus beserta Pusat Kegiatan Gugus (PKG) Kabupaten Kudus.

Festival mewarnai kali ini, mengangkat tema ”Kudus Sehat” yang merupakan program dari pemerintahan Bupati Kudus Sam’ani Intakoris dan Wabup Bellinda Putri Sabrina Birton.

Ada 300 peserta pada final Festival Mewarnai dari total 10.064 peserta yang telah berpartisipasi dalam babak penyisihan sebelumnya dan hasil yang diperoleh sangat bagus.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris memberikan apresiasi kepada Jawa Pos Radar Kudus yang bisa berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus dalam penyelenggaraan festival ini.

”Ini merupakan ajang asah kreativitas anak di bidang seni. Anak-anak yang memiliki bakat bisa tersalurkan lewat kegiatan seperti ini. Secara tidak langsung, anak-anak menuangkan ide dan imajinasinya di dalam gambar,” kata Bupati Kudus Sam’ani.

Menurutnya, kreativitas itu penting, sehingga bisa menghasilkan skill yang luar biasa.

Orang tua juga harus mem berikan suport kepada anak-anak yang memiliki bakat seni. Baik itu seni lukis, bidang musik, atau bidang seni yang lain.

”Siapa tahu anak-anak yang ikut festival mewarnai ini, bisa menjadi pelukis terkenal atau seniman yang luar biasa kelak di masa depan. Orang tua juga harus bisa menangkap bakat anak-anaknya, kemudian diarahkan,” jelasnya.

Bupati Kudus Sam’ani menambahkan, pendidikan anak usia dini (PAUD) itu penting.

Sebab, menanamkan pendidikan karakter sejak usia dini dan melekat yang berguna bagi mereka sampai beranjak dewasa kelak.

”Peran dari guru-guru PAUD juga sangat luar biasa. Membimbing dengan ikhlas anak-anak dan mengajarkan berbagai hal. Mulai dari mengenalkan sosialisasi dengan teman, sama bu guru, dan lingkungan sekitar. Guru PAUD juga peka dengan bakat dan minat anak didiknya,” imbuhnya.

Bupati Kudus Sam’ani berharap, festival mewarnai tidak hanya tahun ini, tapi bisa dijadikan agenda rutin tahunan.

”Harapannya, agar anak-anak yang memiliki bakat seni bisa tersalurkan,” ha rapnya. (Indah Susanti)

Editor : Ali Mustofa
#Disdikpora #pemkab #kreativitas seni #PKG #dinas pendidikan #Festival Mewarnai