Kebakaran tersebut diduga korsleting arus listrik.
Kandang ayam tersebut merupakan milik Puspito, 62. Luas kandang 1400 meter persegi.
Beruntung kandang tersebut saat peristiwa kebakaran tidak ada isinya.
Kasi Kedaruratan Bencana pada BPBD Kudus, Munadji menyatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 04.00.
Hal itu diakibatkan adanya korsleting listrik pada instalasi kabel internal kandang tersebut.
Kebakaran tersebut diketahui sekitar pukul 03.30 oleh warga setempat. Warga melihat adanya kobaran api yang berasal dari kandang.
Selanjutnya, pihaknya meminta bantuan warga di sekitar lokasi untuk membantu pemadaman api.
Warga memadamkan api dengan alat seadanya sekaligus melaporkam kejadian tersebut kepada BPBD Kudus.
"Saat proses pemadaman anak pemilik kandang Toni, 30 mengalami luka bakar ringan di tangan dan kaki," jelasnya.
Pemadaman api tersebut berlangsung hampir dua jam. Api betul-betul dijinakkan oleh tim pemadam kebakaran sekitar pukul 06.00.
"Kebetulan kondisi kandang ayam saat itu sedang kosong," katanya.
Munadji menambahkan, akibat kebakaran tersebut bebeberapa harta benda milik korban terkena imbasnya.
Berupa bangunan kandang, satu unit mobil, dan satu unit genset 100 volt.
"Kerugian sekitar Rp 430 juta, dan kami masih menghitungnya," jelasnya.
Selain upaya pemadaman api, pemutusan dan penanganan jaringan listrik dilakukan agar api tidak menjalar. (Galih Erlambang Wiradinata)
Editor : Ali Mustofa