Pematangan konsep ini melalui rapat koordinasi panitia lomba mewarnai.
Ketua Panitia Lomba Mewarnai Darul Ismawan, mengatakan rapat panitia sudah fix.
Final lomba mewarnai di laksanakan di Pendapa Kabupaten Kudus dan dihadiri Bunda PAUD Endhah Endhayani, kemudian diikuti 300 peserta.
”Peserta lomba juga mendapatkan snack dari panitia. Kemudian, area lomba steril dari orangtua yang mengantarkan anak-anaknya. Acara dimulai pukul 08.00, peserta registrasi lebih dulu, diupayakan bisa datang pukul 07.00 sehingga prepare untuk masuk area lomba mewarnai bisa lebih tenang,” ujarnya.
Sebelum dimulai lomba, ada sambutan dari Bunda PAUD dan Direktur Jawa Pos Radar Kudus Baehaqi.
Anak-anak nanti bisa foto bersama Bunda PAUD. Selama berjalannya lomba, anak-anak bisa dibawakan bekal tambahan sendiri.
Lomba mewarnai sudah digelar kali kelima. Masing-masing kategori yakni kelompok bermain (KB) dan Taman Kanak-kanak (TK) ada juara I, II dan III serta juara harapan.
Darul mengatakan, dipersiapkan dengan baik dan kelengkapan peserta lomba bisa membawa sendiri.
”Karena kebutuhan untuk lomba mewarnai yang tahu peserta, jadi kami hanya mengingatkan untuk membawa perlengkapan sendiri. Yang penting meja kecil, sebagai alas untuk mewarnai agar anak tidak membungkuk di lantai,” ucapnya.
Ia menambahkan, ada beberapa panitia lainnya yang memberikan arahan kepada orangtua, bisa menyaksikan anak-anaknya tidak dari jarak yang dekat.
Kecuali kalau ada anak yang nangis, karena takut ditinggal, bisa di tunggui sebentar.
Terpisah, kepala Disdikpora Kudus Harjuna Widada mengatakan, lomba mewarnai ini sangat positif karena bisa mewadahi, bakat dan minat anak dibidang seni.
Selain itu, melatih motorik anak dan imajinasi untuk mengolah warna.
”Ya ini bukan kali pertama melaksanakan kegiatan lomba mewarnai dengan Jawa Pos Radar Kudus, sudah kelima kali dan terselenggara dengan baik,” ujarnya. (Indah Susanti)
Editor : Ali Mustofa