Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Lagi Naik Daun! Kali Cinta di Dawe Kudus Tawarkan Suasana Sejuk dan Alami Jadi Tujuan Wisata, Seperti Ini Pemandangannya

Redaksi Radar Kudus • Selasa, 13 Mei 2025 | 16:40 WIB

 

VIRAL: Pengunjung wisata menikmati liburan dengan bermain air di Kali Cinta, Desa Dukuhwaringin, Kecamatan Dawe, Kudus kemarin.
VIRAL: Pengunjung wisata menikmati liburan dengan bermain air di Kali Cinta, Desa Dukuhwaringin, Kecamatan Dawe, Kudus kemarin.

KUDUS – Sungai Guono atau yang kini lebih dikenal dengan sebutan Kali Cinta di Desa Dukuhwaringin, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, kembali viral dan dibanjiri pengunjung dari berbagai daerah usai ramai di media sosial.

Pantauan lokasi, terlihat pengunjung bermain air di Sungai Cinta dan menyantap makanan di pinggir sungai.

Banyak orang yang mengunjungi wisata tersebut bersama teman, orang terkasih, atau bahkan keluarga.

Suasana sangat sejuk, karena berada di daerah gunung muria ditambah segarnya air mengalir.

Indah Lestari (33), warga asli Solo, menjadi salah satu wisatawan yang penasaran dengan tempat ini setelah melihat unggahan di Facebook.

Bersama tiga orang keluarganya, ia rela menempuh perjalanan demi menikmati suasana sejuk dan alami di sungai tersebut.

Ia mengaku datang ke Kudus untuk liburan sekaligus mengunjungi saudaranya.

“Baru pertama ke sini. Dulu waktu kecil mainnya di kali, jadi begitu lihat ini langsung tertarik. Di Solo gak ada tempat sesejuk ini,” kata Indah saat ditemui di lokasi, Minggu (12/5).

Tak hanya dari Solo, pengunjung lokal seperti Aisyah, warga Desa Soco, Kecamatan Dawe, juga ikut meramaikan tempat wisata yang kini sedang naik daun ini.

Ia mengaku mengetahui tempat tersebut dari TikTok.

“Disini sejuk, ramai, dan menyenangkan. Banyak jajanannya juga. Baru pertama ke sini dan langsung suka,” ujarnya.

Menurut Abdul Kholiq, salah satu pengelola wisata, lonjakan pengunjung mulai terasa sejak libur Lebaran April lalu.

Ia menyebut pengunjung bisa mencapai 500 orang saat akhir pekan dan hari libur, sementara hari biasa rata-rata 100 orang.

“Gak ada tiket masuk, cuma bayar parkir, motor Rp2.000, mobil Rp5.000. Dulu sempat viral Desember, tapi airnya besar. Viral lagi Januari, dan mulai ramai lagi April setelah Lebaran,” jelasnya.

Ia menambahkan, sejak viral kembali, muncul banyak pedagang jajanan seperti pentol dan cilok di sekitar lokasi.

Fasilitas parkir juga baru ditata pada bulan Mei, hasil musyawarah antara pemuda desa dan RT setempat. (Andika Trisna Saputra)

Editor : Ali Mustofa
#bermain air #wisata #liburan #suasana sejuk #Gunung Muria #Kudus #wisatawan