Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Listiyanah : Daftar BPJS Kesehatan Jangan Tunggu Sakit

Redaksi • Selasa, 29 April 2025 | 02:20 WIB

 

Listiyanah memutuskan untuk mendaftarkan diri dalam kepesertaan JKN karena mengalami sakit lambung akut selama tiga tahun terakhir.
Listiyanah memutuskan untuk mendaftarkan diri dalam kepesertaan JKN karena mengalami sakit lambung akut selama tiga tahun terakhir.

Kudus – Di tengah biaya pengobatan yang terus meningkat, mempunyai jaminan kesehatan menjadi hal yang sangat penting bagi setiap orang.

Salah satu Program Jaminan Kesehatan dari Pemerintah yang sudah terbukti manfaatnya adalah Program JKN dari BPJS Kesehatan.

Terdaftar dalam kepesertaan Program JKN dapat memberikan ketenangan, karena selain menghilangkan kekhawatiran terkait biaya, Program JKN juga dapat digunakan sewaktu-waktu tanpa ada kendala. Salah satu masyarakat Kabupaten Kudus yang memutuskan mendaftar JKN adalah Listiyanah.

Listiyanah yang beralamat di Desa Ngemplak, Kecamatan Undaan memutuskan untuk mendaftarkan diri dalam kepesertaan JKN karena mengalami sakit lambung akut selama tiga tahun terakhir.

Dirinya mengaku mendaftar Program JKN agar kedepannya terbantu terkait biaya berobat, karena jika tidak mempunyai jaminan kesehatan, sebagai pasien umum biayanya cukup menguras kantong.

“Saya memutuskan untuk mendaftar BPJS Kesehatan karena biaya berobat sebagai pasien umum lumayan besar, tergantung obatnya juga, karena sakit saya sudah memasuki kategori akut, kadang diminta untuk pemeriksaan rontgen atau laboratorium, dimana  biayanya sekali berobat bisa sampai 500 ribu lebih,” jelas Listiyanah.

Dalam satu bulan, Listiyanah bisa berobat satu hingga dua kali tergantung kondisi keuangannya di bulan itu. Tidak jarang dirinya harus menahan sakit dikarenakan tidak mampu berobat.

“Kalau pas ada uang ya, bisa dua kali berobat. Kalau pas tidak ada ya ditahan saja sakitnya,” kata Listiyanah.

Listiyanah sudah terbiasa keluar masuk rumah sakit, selain rawat jalan, dirinya juga beberapa kali rawat inap dengan biaya yang sangat besar.

“Saya beberapa kali dirawat inap dan itu paling sebentar bisa 5 sampai 6 hari. Paling lama pernah sampai 10 hari lebih.

Kondisi saya termasuk penyakit lambung kronis ya, dan biayanya itu bisa sampai jutaan,” lanjut Listiyanah.

Berdasarkan pengalamannya berobat menjadi pasien umum tersebut, akhirnya Listiyanah berinisiatif memutuskan untuk mendaftarkan diri dalam kepesertaan Program JKN segmen peserta mandiri.

“Sebenarnya sudah lama di rekomendasikan oleh dokter, teman dan tetangga untuk mendaftar BPJS Kesehatan saja.

Tetapi karena saya tidak ada yang mengantar ke Kantor BPJS Kesehatan jadi tertunda-tunda terus.

Akhirnya tadi saya memutuskan untuk mengajak tetangga agar mengantar saya kesini.

Dari tetangga juga antusias mengantarkan, katanya daftar saja agar kalau berobat lebih mudah dan tidak usah memikirkan biaya lagi,” kata Listiyanah.

Dirinya juga menjelaskan serangkaian dokumen yang dibawa ketika akan mendaftar sebagai peserta JKN.

“Saya tahu persyaratannya itu dari teman saya yang pernah daftar BPJS mandiri juga, gampang kok, hanya disuruh bawa KTP, Kartu Keluarga dan Buku Rekening, mau fotocopy atau asli bebas yang mana saja, karena nanti kita hanya menunjukkan saja kemudian akan dikembalikan dari petugasnya,” kata Listiyanah.

Selama mendapatkan pelayanan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Kudus, dirinya sangat puas karena dari satpam maupun petugas Frontliner sangat ramah dan informatif.

“Pelayanan disini sangat ramah dan informatif, dari awal masuk saya sudah seneng disambut ramah oleh satpam dan ditanya mau proses apa, dari petugas frontliner juga menjelaskan secara detail dari awal terkait cara pembayaran, kanal pembayaran dan yang lainnya juga.

Dari petugas selalu tersenyum dan pelayanannya sigap tidak memakan waktu lama,” jelas Listiyanah mengapresiasi.

Terakhir, ia berpesan kepada masyarakat yang belum mendaftar BPJS Kesehatan untuk segera mendaftarkan diri.

“Pesan saya kepada yang belum terdaftar BPJS Kesehatan, untuk segera mendaftarkan diri dan keluarga, karena biaya pengobatan itu sangat mahal. Jadi penting sekali bagi kita untuk memiliki jaminan kesehatan melalui Program JKN,” tutup Listiyanah.(*)

Editor : Mahendra Aditya
#kesehatan #jaminan kesehatan #bpjs kesehatan #JKN #Kudus #bpjs kesehatan kudus #program jkn