JEPARA – Program unggulan Bupati Ngantor di Desa resmi dimulai hari ini, Senin (15/4).
Bupati Jepara Witiarso Utomo memulai kegiatan ini di Desa Sumberrejo, Kecamatan Donorojo, dengan memboyong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk ikut serta.
Langkah ini dilakukan agar seluruh elemen pemerintahan bisa terlibat langsung dalam menyerap aspirasi masyarakat secara menyeluruh.
Baca Juga: Ratusan Umat Katolik di Jepara Ikuti Misa Minggu Palma, Diawali dengan Pemberkatan Pohon Palem
“Kami sudah siapkan seluruh OPD untuk ngantor di desa. Karena ini perdana, kami all out.
Harapannya, program ini bisa menjadi solusi konkret dalam menyelesaikan berbagai persoalan Jepara,” ujar Wiwit, sapaan akrab Witiarso Utomo, kemarin.
Wiwit menegaskan bahwa selama program berlangsung, dirinya tidak hanya akan berada di balai desa.
Ia juga akan turun langsung ke lapangan untuk mengecek berbagai kegiatan serta potensi unggulan yang dimiliki desa.
“Setelah sehari berkantor di desa, saya akan lanjut mengecek lokasi-lokasi strategis yang berpotensi menjadi sentra pengembangan kecamatan,” imbuhnya.
Program Bupati Ngantor di Desa bertujuan mempererat hubungan antara pemerintah kabupaten dengan pemerintah desa dan masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk menjaring aspirasi warga, menggali potensi desa, serta mendekatkan pelayanan publik secara langsung ke masyarakat.
Program ini juga menjadi bagian dari target 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Jepara.
Rencananya, program akan berlangsung hingga 29 Juli mendatang, dengan menyasar 16 desa dari 16 kecamatan di Kabupaten Jepara.
Enam belas desa terpilih itu nantinya akan menjadi prototipe pengembangan desa di Jepara ke depan. (*)
Editor : Mahendra Aditya