Para buruh diminta tidak menggunakan BLT itu, untuk membeli skincare.
Penyaluran BLT Cukai ini, diberikan langsung oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton kepada buruh rokok PT Djarum di Brak Pengkol.
Dalam kunjungannya itu, Sam’ani berpesan kepada seluruh buruh menggunakan BLT tersebut untuk hal yang bermanfaat. Buruh diimbau tidak menggunakan uang Rp 600 ribu itu, untuk membeli skincare.
”Pesan saya agar bijak digunakan, untuk kepentingan keluarga. Jangan buat beli skincare, karena sudah cantik semua,” katanya.
Dia berharap, dikucurkan BLT ini mampu meningkatkan perpupataran ekonomi di masyarakat.
Harapannya, daya beli masyarakat kian meningkat jelang Lebaran.
”Ketika menerima BLT dan THR perputaran uang di Kudus naik. Imbasnya UMKM laku, pasar laku, ini sebagai dampak ekonomi yang luar biasa,” katanya.
Sementara itu, Senior Manager Public Affairs PT Djarum Purwono Nugroho mencatat, buruh yang menerima BLT cukai dari APBD Pemkab Kudus ini, ada 31.657 orang.
Sedangkan BLT cukai dari Pemrov Jateng ada 5.371 orang. ”Total di PT Djarum yang menerima ada 37.028 buruh,” katanya.
Pria yang akrab disapa Ipung ini menambahkan, penyerahan BLT ini dilakukan secara simbolis kemarin. Namun, penyalurannya setelah Lebaran. Baik yang bersumber dari Pemkab Kudus maupun Pemrov Jateng.
Dia berharap, para buruh menggunakan BLT cukai ini dengan mengedepankan asas kemanfaatan. Salah satunya untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Terpisah, Friska Amanda, salah satu buruh mengaku senang mendapatkan BLT cukai tersebut.
Dia mengaku telah memperoleh BLT cukai dua kali. Apalagi pencairan di momen lebaran.
”Uangnya nanti untuk kebutuhan sehari-hari dan untuk membantu keluarga, karena saya punya adik,” katanya. (gal/lin)
Editor : Noor Syafaatul Udhma