KUDUS – Menghadapi Lebaran tahun ini, PT Djarum menyalurkan tunjangan hari raya (THR) untuk karyawan dan buruh total senilai sekitar Rp 130,5 miliar atau tepatnya Rp 130.515.784.850. THR itu secara serentak dibagikan kemarin.
Ada yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya pada pembagian tunjangan ini.
Tahun-tahun lalu, pembagiannya dengan tunai, kemudian berangsung sebagian tunai dan sebagian transfer, tahun ini 100 persen disalurkan dengan transfer ke rekening masing-masing karyawan.
Ada 50.552 karyawan yang mendapatkan THR dari PT Djarum ini. Mereka terbagi menjadi empat wilayah. Meliputi, wilayah Kudus dengan total 36.913 karyawan dengan jumlah total THR Rp 105.762.750; wilayah Pati, Jepara, Rembang ada 9.216 karyawan dengan jumlah total THR Rp 18.938.688.250; wilayah Temanggung ada 1.052 karyawan dengan total THR Rp 1.480.364.250; serta wilayah Solo Raya (Sukoharjo, Karanganyar, Sragen) ada 3.371 karyawan dengan THR Rp 4.334.037.600.
Senior Manager Public Affairs PT Djarum Purwono Nugroho kemarin mengatakan, jumlah besaran nominal THR untuk masing-masing karyawan di empat wilayah itu berbeda. Sebab, menyesuaikan upah minimum kabupaten (UMK) setempat.
”THR itu jumlahnya kan satu kali gaji. Jadi besarannya mengacu pada UMK masing-masing kota. Selain itu, juga menyesuaikan lama kerja karyawan,” katanya.
Dia menjelaskan, tahun ini penyalurannya full transfer ke rekening masing-masing karyawan karena untuk faktor keamanan. Dengan begitu, menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
”Namun nanti kami evaluasi juga setelah. Misalnya justru terjadi penumpukan yang luar biasa di mesin-mesin ATM karena pengambilan uangnya, sehingga malah menyulitkan karyawan dan masyarakat lain,” ungkapnya.
Senior manager yang akrab disapa Ipung ini berharap, dengan telah diterimanya THR ini, dapat membantu karyawan dalam mempersiapkan kebutuhan hari raya, sehingga dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1446 H dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga.
”Adanya pembagian THR secara penuh ini, juga agar menarik minat calon pekerja yang ingin bekerja di Djarum. Sebab, kami (PT Djarum, Red) masih membuka sekirtar 4.000 lowongan di bidang produksi,” imbuhnya. (lin)
Editor : Noor Syafaatul Udhma