KUDUS – Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, menjenguk bayi laki-laki yang ditemukan dalam kardus di Situs Sumur Gentong, Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kudus.
Bayi tersebut saat ini masih dirawat di RS Mardi Rahayu setelah ditemukan pada Minggu (16/3) sekitar pukul 05.00 WIB.
Dalam kunjungannya, Sam’ani mengaku prihatin dengan kasus penelantaran bayi ini.
Samani memberinya nama Ashar Ramadan. Sam’ani mengatakan arti nama itu yakni “sinar di bulan Ramadan.”
Ia mengapresiasi langkah cepat berbagai pihak, termasuk warga yang menemukan bayi.
Serta tenaga medis RS Mardi Rahayu yang telah memberikan perawatan terbaik.
“Kami sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kudus sangat prihatin. Bayi ini baru lahir, tolong jika orang tuanya membaca atau mendengar pernyataan saya, kembalilah," ujar Sam’ani.
"Rawat anak ini dengan baik. Bisa berkoordinasi dengan Polsek atau RS Mardi Rahayu. Ini adalah buah hati, jangan disia-siakan,” lanjutnya.
Sementara itu, Ratna, perwakilan RS Mardi Rahayu, mengungkapkan bahwa bayi tersebut pertama kali datang dalam kondisi masih berlumuran darah, namun beruntung tidak dikerubuti semut.
“Kami langsung melakukan pemeriksaan kesehatan, memberikan infus, dan antibiotik. Sekarang kondisinya sudah aman dan sehat,” katanya.
Setelah proses perawatan selesai, bayi ini akan diserahkan ke Dinas Sosial.
Masyarakat yang ingin mengadopsi akan melalui proses pendataan dan seleksi ketat sesuai prosedur. (dik)
Editor : Ali Mustofa