RADAR KUDUS - Di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terdapat salah satu jajanan unik yang biasanya ada saat menjelang bulan Ramadhan saja, namanya adalah intip ketan.
Ya, jika ingin menikmati camilan ini maka harus bersabar menunggu diselenggarakannya tradisi Dandangan.
Itu pun cukup sulit menemukan stand penjual intip ketan di antara ratusan bahkan hingga ribuan stand penjual yang lain.
Bahan dasar intip ketan adalah beras ketan serta parutan kelapa. Warna intip ketan cenderung kecoklatan di permukaannya dan agak hitam di bagian dasar, mirip kerak nasi yang gosong (intip).
Rasanya cenderung manis karena ada taburan gula pasir di bagian atasnya, dan rasanya juga gurih.
Bentuk makanan ini dibuat pipih, mirip dengan intip kerak nasi pada umumnya. Biasanya disajikan hangat-hangat.
Proses pembuatan intip ketan bisa dibilang mirip dengan pembuatan kerak telor atau intip seperti pada umumnya.
Kuliner tradisional yang satu ini sekarang sudah sangat langka. Anda mungkin pernah sesekali menemukan ada yang menjualnya selain saat Dandangan, namun tak banyak.
Tradisi Dandangan di Kudus sendiri biasanya diadakan sekitar satu minggu-an sebelum dimulainya puasa Ramadhan.
Saat ada Dandangan, suasana di alun-alun Kudus dan juga Menara Kudus ramai sekali penjual, terutama penjual kuliner yang sangat beragam.(*)
Editor : Mahendra Aditya