KUDUS - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kudus mendapatakan masukan dari Penjabat (Pj) Bupati Kudus, Herda Helmijaya.
Salah satu saran berupa pemberian menu makanan yang harus diubah tiga atau enam bulan sekali.
MBG di Kabupaten yang berlangsung di Ponpes Nashrul Ummah di Kecamatan Mejobo telah berlangsung satu bulan.
Pj Bupati Kudus bersama Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus Masan, Kodim Kudus meninjau pelaksanaan MBG beserta dapur di sana.
Pj Bupati Kudus, Herda Helmijaya mengatakan, kunjungan ke lokasi MBG ini untuk memastikan program ini telah berjalan dengan baik. Selain itu, pihaknya juga memastikan kecukupan gizi hingga kalori makanan juga terpenuhi.
”Dari hasil ahli gizi ini laporan kalori MBG sudah terpenuhi sejauh ini,” katanya.
Selain itu, pihaknya juga menyarankan ada evaluasi menu makanan untuk diberikan kepada siswa. Perubuhan menu makanan ini disarankan oleh Herda dilaksanakan tiga bulan atau enam bulan sekali.
Sementara dari tim ahli gizi MBG, sebelumnya telah menyiapkan daftar menu untuk distribusikan kepada siswa. Menu ini telah dirincikan 10 hari dengan sajian yang berbeda-beda.
”Kami mengusulkan ada tiga bulan atau enam bulan dibuat lagi 10 menu harian yang berbeda. Dan diselarkan dengan selera lokal dan pasokan bahan baku makanan,” katanya.
Berjalannya program ini, tim ahli gizi telah memetakan menu makanan. Dari menu yang favorit dan kurang favorit untuk disantap para siswa.
Sejauh ini, kata Pj bupati Kudus, telah berjalan dengan baik. Selain memastikan menu, pasokan bahan baku makanan, manajemen waktu pengolahan hingga penyajian telah berjalan dan diharapakan kualitasnya konsisten.
Sementara itu, menu makan yang disajikan pada siswa pada Rabu (12/2) berupa nasi, tahu, ikan filet, sayur, pisang, dan susu.
Salah satu siswa SMK Assaiyyah 2 Kudus, Ulum mengaku menu makan bergizi ini sangatlah senang.
Rasanya cukup enak. Pendistribusian makanan biasanya dilaksanakan pada pukul 12.00.
”Setiap hari makanan ganti. Tidak ada usulan menu apa, karena sudah enak dan porsinya cukup,” katanya.
Diketahui, program MBG telah berjalan di Kabupaten Kudus pada 13 Januari 2025.
Suplai menu MBG dilakukan oleh dapur gizi yang ditempatkan di Ponpes Nashrul Ummah dengan sasaran 3.263 di 17 sekolah di sekitar kawasan ponpes. Menu tersebut senilai Rp 10 ribu per porsinya. (gal/him)
Editor : Noor Syafaatul Udhma