Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kembali Ungguli Solo, Kudus All Stars Rebut Trofi MilkLife Soccer Challenge

Galih Erlambang Wiradinata • Senin, 27 Januari 2025 | 16:20 WIB
CETAK SEJARAH: President Director Djarum Foundatioan Victor Hartono (kiri) menyerahkan tropi MLSC All Stras kepada tim All Stars Kudus.
CETAK SEJARAH: President Director Djarum Foundatioan Victor Hartono (kiri) menyerahkan tropi MLSC All Stras kepada tim All Stars Kudus.

KUDUS – Kudus All Stars kembali membuktikan dominasi mereka di ajang MilkLife Soccer Challenge (MLSC) All Stars.

Bertanding di Supersoccer Arena pada Minggu (26/1), Kudus sukses menundukkan Solo dengan skor tipis 1-0 dalam laga final yang berlangsung sengit.

Gol tunggal kemenangan dicetak oleh kapten tim, Asyifa Sholawa, pada menit ke-27.

Sebelumnya, Syifa juga menjadi penentu kemenangan Kudus atas Solo di babak penyisihan grup.

Pertandingan dimulai dengan kedua tim bermain sama kuat di babak pertama.

Kudus lebih mendominasi permainan dengan serangan bertubi-tubi yang dipimpin oleh pemain asal Amerika, Giada.

Meski begitu, lini belakang Solo tampil solid, mampu mematahkan berbagai peluang dari tim tuan rumah.

Solo pun sempat mencoba melakukan serangan balik.

Namun, usaha mereka masih dapat diredam oleh barisan pertahanan Kudus yang dikawal ketat oleh Syifa dan rekan-rekannya.

Hingga babak pertama berakhir, skor kacamata tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, Kudus mulai menunjukkan permainan lebih agresif.

Serangan demi serangan dari kaki ke kaki berhasil menggempur pertahanan Solo.

Kudus akhirnya memecah kebuntuan melalui situasi sepak pojok pada menit ke-27.

Bola hasil eksekusi Giada gagal diantisipasi dengan sempurna oleh kiper Solo, dan bola liar berhasil dimanfaatkan Syifa untuk mencetak gol penentu.

Gol tunggal Syifa memastikan Kudus keluar sebagai juara turnamen yang diikuti delapan kota ini.

Euforia kemenangan terasa di Supersoccer Arena, dengan sorak-sorai dari ofisial tim dan suporter Kudus All Stars.

Sementara itu, dalam perebutan tempat ketiga, Surabaya berhasil mengalahkan Jakarta dengan skor tipis 2-1.

Trofi MLSC All Stars yang berwarna emas diserahkan langsung oleh President Director Djarum Foundation, Victor Racmat Hartono.

Trofi tersebut menjadi kebanggaan baru bagi Kudus setelah perjuangan keras mereka di turnamen ini.

Pelatih Kudus All Stars, Yayat Hidayat, mengaku bangga dengan pencapaian anak asuhnya.

Ia mengatakan bahwa pertandingan final sempat berjalan sulit, terutama di babak pertama.

“Di babak kedua, anak-anak mulai bermain lebih tenang dan menjalankan instruksi dengan baik. Aliran bola dari kaki ke kaki berhasil diterapkan, dan akhirnya kami bisa mencetak gol,” ujar Yayat.

Syifa, kapten sekaligus pencetak gol kemenangan, mengaku sempat grogi di laga final.

Namun, ia berhasil mengatasi tekanan dan tampil gemilang.

“Awalnya sempat down, tapi saya berusaha bangkit dan fokus. Gol ini untuk tim dan semua pendukung Kudus,” ungkapnya.

Syifa juga dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen.

Gelar kiper terbaik diraih oleh Alya Putri dari Kudus, sementara Kesya dari Surabaya menjadi pencetak gol terbanyak.

Kemenangan ini semakin mengukuhkan Kudus sebagai salah satu tim terkuat di ajang MLSC All Stars. (*)

Editor : Abdul Rokhim
#trofi #MLSC #Kudus #solo #MilkLife Soccer Challenge