Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Sebentar Lagi Tradisi Dandangan di Kudus Digelar, Pendaftaran Lapak Sudah Penuh, Kapan Pelaksanaannya?

Indah Susanti • Senin, 20 Januari 2025 | 16:27 WIB

 

LAYANI PENDAFTAR: Petugas Dinas Perdagangan Kudus melayani pendaftaran pedagang lapak dandangan di kantornya kemarin.
LAYANI PENDAFTAR: Petugas Dinas Perdagangan Kudus melayani pendaftaran pedagang lapak dandangan di kantornya kemarin.

KUDUS – Pendaftaran lapak dandangan saat ini sudah memenuhi kuota.

Masyarakat Kudus yang memiliki usaha diprioritaskan, meski kuota terpenuhi Dinas Perdagangan Kudus sudah ada antisipasi, jika ada pedagang yang mengundurkan diri.

Kabid Pedagang Kaki Lima (PKL) Imam Prayetno mengatakan, awal dibuka Kamis (16/1) 2025, dalam jangka waktu dua hari lapak langsung penuh, baik untuk pedagang Kudus maupun yang dari luar kota.

Untuk saat ini yang sudah mendaftar rata-rata mereka yang jualan di car free day (CFD), kemudian Balai Jagong dan lokasi lainnya yang ada di Kudus, untuk lapak dandangan khusus untuk masyarakat Kudus akan ditempatkan lokasi dari Jembatan Kali Gelis ke barat.

”Rencana dandangan digelar 19-28 Februari 2025, disediakan 450 lapak pedagang. Kami mengutamakan pelaku UMKM lokal agar dapat mempromosikan produk unggulan mereka di ajang dandangan tahun ini,” kata Imam.

Lokasi dandangan mulai dari Jalan Sunan Kudus hingga perempatan Jember.

Untuk mendukung kelancaran acara, pemerintah menggandeng pihak ketiga guna memastikan ketersediaan listrik dan penerangan.

”Kami fasilitasi listrik semua, pengalaman tahun sebelumnya ada yang tidak menggunakan listrik, yalur pada akhirnya trobel,” ungkapnya.

Imam menjelaskan, pembayaran lapak sesuai dengan ketetapan pendapatan kekayaan daerah (PKD) dan retribusi sampah, hingga total per lapak dikenakan biaya sebesar Rp 204 ribu dengan ukuran lapak 3x3 meter.

Untuk lapak dandangan total 450 lapak, lanjut Imam, sebanyak 173 lapak akan ditempatkan di area Kali Gelis ke barat, sementara 277 lapak lainnya berada di Jembatan ke timur hingga pertigaan alun-alun.

”Untuk saat ini memang sudah penuh sesuai kuota, tapi kalau ada yang mendaftar kami data menjadi waiting list, apabila yang sudah masuk kuota tiba-tiba ada yang mundur. Karena ini waktunya masih cukup lama, jadi masih ada kemungkinan pendaftar yang mundur,” ungkapnya.

Imam juga menambahkan pemerintah telah menyusun strategi agar dandangan tidak hanya menjadi acara budaya, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Persiapan yang matang dan kolaborasi dari berbagai pihak, dandangan 2025 diharapkan mampu menjadi momentum pelestarian budaya sekaligus mendongkrak perekonomian masyarakat Kabupaten Kudus. (san/him)

Editor : Ali Mustofa
#pelaku umkm #pkl #dinas perdagangan #Kudus #Lapak #dandangan #pedagang