KUDUS – Wakil Bupati (Wabup) Kudus terpilih Bellinda Birton menyentil Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kudus Moh. Wahibul Minan kemarin.
Ia menyebut, saat masa kampanye sering memeroleh ”surat cinta” atau teguran dari Bawaslu Kudus.
Hal itu diungkapkan Bellinda dalam sambutan saat menghadiri rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kudus tentang penetapan calon bupati dan wakil bupati Kudus terpilih kemarin.
Dia menyebut, ayahnya Edi Birton menitipkan salam kepada dia untuk disampaikan kepada ketua Bawaslu Kudus.
Bellinda mengungkapkan langsung salam tersebut kepada Minan yang hadir dalam acara tersebut.
”Ayah saya nitip salam kepada ketua Bawaslu Kudus, karena saat Pilkada lalu diberi ”surat cinta”,” katanya.
Terkait salam tersebut, kata Bellinda diberikan sebagai salam perkenalan bapaknya dengan Bawaslu Kudus. Di samping itu, Bawaslu dianggap spesial.
Wabup terpilih yang lulusan kedokteran ini menyebut, selama masa Pilkada 2024 lalu, Bawaslu telah mengirimkan surat cinta atau peringatan kepadanya. Bellinda memperoleh dua kali surat tersebut.
”Kebetulan saya dapat dua kali, bapak saya satu kali. Ini jadi salam karena sudah kenal baik dan menyambung silaturahmi,” jelasanya.
Selain menyentil Bawaslu, Bellinda juga menyinggung ulah aparatur sipil negara (ASN) yang yang bersikap tak netral dalam Pilkada lalu.
ASN yang netral tersebut, kata Bellinda khilaf. Namun, pihaknya bisa memaklumi hal itu.
Di samping itu, proses Pilkada di Kudus tidak ada gugatan dan rival saling menerima hasilnya.
Untuk itu, tiap pendukung paslon harus saling menerima hasil akhir tersebut.
”Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semuanya. Kepada yang tidak netral juga kami ucapkan terima kasih,” katanya.
Meski digempur beberapa serangan, Paslon Sam’ani-Bellinda saat pilkada berjuang tak pernah menyerah.
Hasil yang dirasakan ini, kata Bellinda sudah menjadi garis atau takdir Yang Maha Kuasa. (gal/lin)
Editor : Ali Mustofa