Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kisah Mistis Makam Keramat Raden Ayu Dewi Nawangsih Kudus dan Sosok Penunggu Misterius Pohon Jati

Noor Syafaatul Udhma • Sabtu, 4 Januari 2025 | 17:13 WIB
LOKASI: Makam Raden Dewi Ayu Nawangsih, Dawe, Kudus.
LOKASI: Makam Raden Dewi Ayu Nawangsih, Dawe, Kudus.

KUDUS – Di area perbukitan, tepatnya di Dukuh Masin, Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus terdapat makam Raden Ayu Dewi Nawangsih dan Raden Bagus Rinangku yang dikeramatkan.

Konon katanya, makam keramat itu menyimpan kisah mistis yang menyebar di kalangan masyarakat dan masih dipercayai hingga sekarang.

Kawasan makam Raden Ayu Dewi Nawangsih itu dipenuhi kayu jati yang menjulang tinggi dan berukuran raksasa.

Meski terlihat suram, area makam tampak ramai didatangi peziarah.

Saat tiba di makam tersebut, aroma kemenyan dan kembang semerbak di sekitar area makam langsung tercium.

Seketika membuat orang akan bergidik ketika berlama-lama di sana. Hawanya mistis.

Kisah Mistis Makam Keramat Raden Ayu Dewi Nawangsih

Kisah mistis itu bermula dari kisah cinta terlarang antara Raden Ayu Dewi Nawangsih dan Raden Bagus Rinangku.

Menurut Ketua Pengurus Makam Punden Masin Sumartono Rekso Tanoyo, Raden Ayu Dewi Nawangsih merupakan putri dari Sunan Muria.

Sedangkan Raden Bagus Rinangku merupakan putra dari Sultan Agung Raja Mataram yang menimba ilmu kepada Sunan Muria.

Raden Ayu Dewi Nawangsih dikenal seorang wanita yang berparas ayu. Karena paras cantik dari Raden Ayu Dewi Nawangsih, raden Bagus Rinagku pun jatuh jati kepada anak dari gurunya tersebut.

Singkat cerita mereka saling jatuh cinta.

Akan tetapi jalinan hubungan keduanya tidak direstui oleh Sunan Muria. Sebab Raden Dewi Ayu Nawangsih sudah dijodohkan dengan seorang kiaia bernam Kiai Cibolek.  

“Sebenarnya direstui, cuman cara mereka berhubungan tidak sopan. Karena mereka berdua berpacaran di tempat sepi,” katanya kemarin.

Hingga suatu ketika, Raden Bagus Rinangku ditugasi Sunan Muria untuk menjaga sawah. Namun, padi itu habis dimakan burung.

Untuk menutupi kesalahannya, Raden Bagus Rinangku meminta Raden Ayu Dewi Nawangsih merahasiakan kejadian itu.

Lalu Raden Dewi Ayu Nawangsih mengatakan pada ayahnya bahwa padi itu tidak dimakan burung.

Namun Sunan Muria tidak percaya dan mengetahui kebohongan itu.

Sunan Muria murka dan menembakkan busur ke arah Raden Bagus Rinangku.

Terjadilah insiden Raden Ayu Dewi Nawangsih mencoba melindungi kekasihnya dan mereka berdua meninggal Bersama-sama.

“Setelah meninggal dunia, keduanya kemudian dimakamkan di sini (Desa Kandangmas,Red),” imbuhnya.

Sumartono menyebut, pohon jati yang mengelilingi area makam merupakan murid Sunan Muria yang dulunya disabda karena membangkang.

Sehingga, masyarakat tidak berani menebang dan membawa pulang kayu tersebut.

Apabila ada seorang yang mencoba membawa pulang akan terkena sial dan meninggal.

Tak hanya itu, orang yang mengambil akan didatangi sosok penunggu pohon jati dalam mimpi.

Tujuannya untuk meminta mengembalikan kayu yang diambil ke tempat asalnya.

“Akibat kejadian itu, masyarakat tidak ada yang berani mengambil,” paparnya

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#misteri #kisah #Dewi Ayu Nawangsih #mistis #Kudus #mitos