KUDUS - Di penghujung tahun 2024, sebanyak tiga Kapolres di Karesidenan Pati mengalami pergantian pucuk kepemimpinan (mutasi).
Yaitu Polres Grobogan, Polres Jepara, dan Polres Rembang.
Mutasi ini sebagai bentuk komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus sebagai upaya membangun organisasi yang adaptif terhadap tantangan di masa depan.
AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, Kapolres Jepara Polda Jateng diangkat sebagai Kasubbaglekdikbangspes IPTEK Baglekdik Rodalpers SSDM Polri.
AKBP Dedy Anung Kurniawan, Kapolres Grobogan Polda Jateng diangkat sebagai Wadirresnarkoba Polda Metro Jaya.
AKBP Suryadi, Kapolres Rembang Polda Jateng diangkat sebagai Wadirreskrimum Polda Jateng.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol, Artanto menjelaskan mutasi ini merupakan langkah strategis yang rutin dilakukan Polri untuk mendukung penyegaran organisasi serta pengembangan karier bagi personel yang bersangkutan.
"Mutasi jabatan dalam lingkungan Polri adalah suatu hal yang lumrah. Mutasi ini dilakukan dengan menempatkan personel yang berkompeten di bidangnya masing-masing," ujar Artanto di Mapolda Jateng, Senin (30/12).
Artanto menambahkan bahwa mutasi ini juga mencerminkan komitmen Polri untuk terus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi dan kontribusinya selama ini," ujarnya.
"Kepada pejabat baru, kami berharap mereka dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab baru serta terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat," imbuhnya.
Polda Jawa Tengah optimis bahwa langkah mutasi ini akan semakin menguatkan soliditas dan profesionalisme organisasi, khususnya dalam menghadapi tantangan kamtibmas pada tahun 2025.
Artanto berharap, melalui mutasi ini dapat memberikan semangat baru bagi Polda Jateng dan jajarannya dalam pelaksanaan tugas serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Jawa Tengah.
Mutasi ini, diharapkan dapat menjaga stabilitas keamanan di wilayah Jawa Tengah, terutama dalam rangka mendukung Program Pemerintah serta mengamankan berbagai agenda strategis nasional yang akan berlangsung di tahun 2025. (dik/zen)