Kekalahan Persiku juga dituding kepemimpinan wasit yang diduga tak adil dalam laga tersebut.
Dari hasil laga kandang tersebut Persiku menelan kekalahan dengan skor akhir 1-2. Gol Persiku dicetak oleh Abi Defa di awal babak pertama pada menit 9.
Baca Juga: Bertanding di Kandang, Persiku Kudus bakal All Out Ladeni Adhyaksa FC, Berapa Skor?
Sementara dua gol Adhyaksa FC diciptakan pada babak kedua. Gol pertama dicetak oleh Ivan Maric 63. Sedangkan gol penentu kemenangan dicetak oleh Faisol Yunus 76.
Di babak pertama Persiku tampil menyerang dan merepotkan pertahanan Adhyaksa FC. Gol tercipta lewat asis yang diberikan Zola Anggoro kepada Abi Defa.
Tertinggal satu gol, Adhyaksa tak ingin pulang dengan tanpa poin. Dengan target lolos tiga besar, Adhyaksa tampil menyerang namun, beberapa peluang masih nihil. Hingga turun minum, keunggulan Persiku 1-0 belum bisa digoyahkan.
Baca Juga: Sisakan Tiga Laga, Ambisi Pelatih Bonggo Pribadi Bawa Persiku Kudus Masuk Tiga Besar Liga 2 Pupus
Di babak kedua, Macan Muria yang disaksikan oleh 983 penonton digembur habis-habisan oleh tim tamu.Baca Juga: Kemenangan dari Persiku Kudus Jadi Modal Persipa Pati Hadapi PSIM Jogjakarta di Laga Tersisa
Petaka terjadi pada menit 63 lewat sepak pojok. Kemelut di depan gawang Persiku mampu dimanfaatkan Adhyaksa. Bola liar mampu diteruskan Ivan Maric untuk menyamakan kedudukan.
Skor imbang membuat Persiku kembali meningkatkan intensitas serangannya.
Pemain anyar Persiku, Hapidin yang dimasukkan di babak kedua memberikan tekanan berbahaya. Namun tendangannya masih melambung di atas mistar gawang Adhyaksa.
Baca Juga: Soal Mlempemnya Performa Persiku Kudus di Liga 2, Begini Respon Manajer
Asik menyerang, Persiku digempur lewat serangan balik berbahaya. Umpan matang yang diberikan Aleksa mampu diteruskan menjadi gol oleh Faisol. Skor berubah menjadi 1-2.
Di samping itu, kepemimpinan wasit menjadi sorotan pemain. Di akhir laga ofisial Persiku memprotes kepemimpinan wasit di lapangan.
Baca Juga: Pelatih Persiku Kudus Bonggo Pribadi Buka Suara, Akui Sentuhan Akhir Jadi Penyebab Kekalahan Tim
Dengan hasil ini, Persiku masih berada di peringkat kedua dasar klasemen sementara grup tengah. Persiku hanya mengoleksi 13 poin.
Menanggapi hasil minor tersebut, Pelatih Persiku Bonggo Pribadi mengaku, gagal meraih poin tiga di kandang.
Ada kecerobohan di lini belakang dan sangatlah mudah pemain lawan untuk mencetak gol.
”Kami akan mencoba pemain selalu berusaha, dan mengevaluasi diri kami. Dan lebih progress lagi di babak play off degradasi,” katanya.
Sementara itu, Dany Saputra, mengaku rekan-rekannya di atas lapangan sudah bekerja keras. Namun dewi fortuna belum memihak kepada Persiku.
”Di balik itu semua ada yang sedikit mengganjal menurut saya. Jalannya pertandingan tahu sendiri bagaimana kepemimpinan wasit di lapangan,” ungkapnya.
Terpisah, Pelatih Adhyaksa FC, Ade Suhendra bersyukur atas raihan tiga poin di kandang Persiku. Dengan hasil tersebut, persaingan di tiga besar masih terbuka lebar.
”Memang di awal babak kami tertinggal, pemain masih beradaptasi dengan kondisi lapangan. Kami mencoba mengejar ketertinggal dan akhirnya mampu,” tandasnya. (gal/him)
Editor : Noor Syafaatul Udhma