KUDUS-Dalam upaya mendorong semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda, Calon Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris berjanji akan memberi ruang pelatihan wirausaha. Hal ini dia sampaikan dalam acara diskusi Fun Camping di Pijar Park, beberapa waktu lalu, yang juga dihadiri kalangan gen z dan influencer.
“Nantinya, jika terpilih sebagai Bupati Kudus, pelatihan wirausaha itu ditujukan khusus untuk gen Z dan milenial serta kalangan santri,” katanya.
Dia menjelaskan bahwa dengan meningkatnya persaingan di pasar kerja dan ketidakpastian ekonomi, dirinya mengajak generasi muda untuk memiliki keterampilan berwirausaha dan dapat menciptakan lapangan kerja sendiri. “Gen Z dan milenial dikenal sebagai generasi yang inovatif dan kreatif. Pelatihan wirausaha dapat membantu mereka mengembangkan ide-ide baru menjadi produk atau layanan yang bermanfaat bagi masyarakat”, pungkasnya.
Selain pendidikan kewirausahaan, tambahnya, dirinya juga berkeinginan meningkatkan rasa percaya diri dan kemandirian dalam menghadapi tantangan. Upaya ini juga berdampak pada pengurangan tingkat pengangguran di kalangan generasi muda di Kabupaten Kudus, karena mereka menjadi lebih mandiri secara finansial.
Sementara itu, salah satu influencer asal Kudus, Risa Intan mengatakan bahwa bekal pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari pelatihan wirausaha nantinya, diharapkan mampu membekali generasi milenial untuk sukses dan mandiri. “Kami juga bisa secara nyata menjadi agen perubahan di komunitas kami,” imbuhnya.
Dia menjelaskan bahwa pelatihan wirausaha bagi kalangan muda, merupakan langkah positif dalam membangun ekosistem bisnis yang inovatif dan berkelanjutan, di mana generasi muda dapat berkontribusi secara aktif dan positif dalam Pembangunan Kudus.
Inisiatif seperti ini, katanya, tidak hanya memberi wawasan baru, tetapi juga membangun semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, diharapkan Gen Z dan milenial dapat lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja dan berkontribusi positif terhadap perekonomian.(uty)
Editor : Noor Syafaatul Udhma