Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Diterpa Kampanye Hitam, Begini Tanggapan Tim Pemenangan Hartopo-Wahib di Pilkada Kudus

Galih Erlambang Wiradinata • Selasa, 24 September 2024 | 17:58 WIB

 

TAK AMBIL PUSING: Ketua Pemenangan Hartopo-Wahib, Sulistyo Utomo (kanan) dan Sekretaris pemenangan, Wahyudi memberikan keterangan.
TAK AMBIL PUSING: Ketua Pemenangan Hartopo-Wahib, Sulistyo Utomo (kanan) dan Sekretaris pemenangan, Wahyudi memberikan keterangan.

KUDUS – Tim pemenangan pasangan Hartopo-Wahib mulai tancap gas menyusun cara memenangkan pertarungan di Pilkada.

Kesolidan tim dan survei yang berlangsung di masyarakat tak berpengaruh adanya terpaan isu black campaign.

Ketua Tim Pemenangan Hartopo-Wahib, Sulistyo Utomo mengatakan, belakangan ini calon yang ia dukung tengah diterpa isu black campaign di sosial media.

Serangan tersebut dianggap Sulis adalah cara menjatuhkan lawan dengan cara tidak sehat.

Oleh karena itu, pihak tim pemenangan tidak mengambil pusing atas black campaign tersebut.

Sulis menilai, berpolitik harus dijalankan dengan riang gembira dan menyenangkan.

”Kami salawatin saja, masalah hasil kami serahkan kepada masyarakat yang memilih,” katanya.

Politisi Partai Gerindra ini mengaku, pekerjaan tim sekarang fokus menyusun strategi kemenangan pasangan Hartopo-Wahib.

Di tengah isu negatif itu, pihaknya fokus memikirkan program kerja yang bisa memberikan manfaat bagi masyarakat.

”Kami tidak khawatir akan hal itu. Fokus kami adalah memikirkan program yang bermanfaat bagi masyarakat Kudus,” jelasnya.

Sejauh ini, kata Sulis tim telah terbentuk hingga tingkat desa maupun ke akar rumput atau RT.

Sambil berjalan, beberapa strategi maupun kekurangan tengah diperbaiki.

Terkait nomor urut yang diperoleh Hartopo-Wahib, Sulis menganggap semuanya nomor baik.

Ia berharap nomor urut bisa linier dengan Cagub Jateng Ahmad Luthfi-Taj Yasin.

”Untuk target suara kami yang penting menang, dari jumlah DPT 600 ribu-an, ya kalau ingin menang bisa dapat suara 350 ribu-an,” terangnya.

Sementara itu, Calon Wakil Bupati Kudus, Mawahib mengakui banyaknya serangan yang dialami di kubunya lewat sosial media belakangan ini.

Dalam kontestasi Pilkada ini pihaknya memita untuk bersaing secara jujur dan adil.

”Kami harapkan menghindari hate speech, kampanye hitam. Ini adalah kader terbaik Kabupaten Kudus,” jelasnya.

Politisi Partai Golkar menilai, Hartopo adalah sosok yang jujur. Dari rekam jejaknya, Hartopo tak pernah tersandung kasus korupsi. Hanya saja, itu masalah muamalah.

”Sebulumnya pernah nyalon DPRD juga lolos, nyalon wakil bupati juga lolos,” imbuhnya.

Wahib berharap, di Pilkada serentak ini, ia berharap bisa membangun Kabupaten Kudus yang lebih baik ke depan.

Persolan perbedaan pendapat dan pilihan itu wajar. Yang terpenting Pilkada ini berjalan secara riang gembira. (gal/him)

 

Editor : Ali Mustofa
#hartopo #program kerja #pilkada #black campaign #sosial media #kampanye hitam #Kudus