Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Dikeluhkan Kerap Laka, Jalur Ngemplak-Karangrowo di Undaan Kudus Akhirnya Ditambal, Begini Penampakannya

Galih Erlambang Wiradinata • Jumat, 20 September 2024 | 22:03 WIB

 

TINDAKLANJUT: Pekerja menambal atau memperbaiki ruas jalan Ngemplak-Karangrowo.
TINDAKLANJUT: Pekerja menambal atau memperbaiki ruas jalan Ngemplak-Karangrowo.

KUDUS – Ruas jalan Ngemplak-Karangrowo, turut Desa Ngemplak, Kecamatan Undaan, Kudus yang mengalami penurunan sempat memakan korban beberapa waktu lalu.

Agar peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut tak terulang, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menambal jalan tersebut.

Diketahui, kerusakan jalan tersebut mengakibatkan seorang pengendara motor yang juga siswa mengalami kecelakaan lalu lintas.

Peristiwa itu diakibatkan, jalan cor mengalami penurunan.

Sementara itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus, Nurhudi mengatakan, beberapa warga yang melintas mengeluhkan jalan yang rusak tersebut.

Pasalnya, kebanyakan mayoritas pengendara motor mengalami kecelakaan lalu lintas.

Nurhudi yang juga warga Desa Karangrowo mengapresiasi kinerja cepat dari PUPR Kudus.

Dengan penambalan tersebut, akan meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas.

”Ini saya apresiasi untuk penambalan. Semoga bisa ditambal hingga 3 KM, tidak di ruas tertentu saja,” katanya.

Dia menambahkan, apabila jalan tersebut tidak diperbaiki hingga 3 kilometer maka warga setempat akan melakukan protes.

Warga juga mengancam akan mendatangi kantor DPRD Kudus, agar perbaikan dilaksanakan secara menyeluruh.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kudus, Arief Budi Siswanto mengatakan, jalan tersebut memang sebelumnya dikeluhkan warga.

Dalam perawatan jalan tersebut, sebetulnya pihak PUPR tidak menunggu akan adanya korban.

”Perbaikan sebelumnya sudah kami jadwalkan dan agendakan, tidak ada kaitannya dengan kecelakaan,” katanya.

Arief menambahkan, jalan tersebut dilakukan perbaikan bersumber dari anggaran rutin. Nilai anggarannya sebesar Rp 8 miliar.

Dia menyebut, kerusakan jalan tersebut dikarenakan adanya deformasi atau penurunan kontruksi jalan. Hal ini dikarenakan kondisi tanah di lokasi mudah turun.

Selain jalan tersebut, pihak PUPR juga melakukan pemeliharaan di titik lainnya.

Arief berharap, dengan upaya tersebut akan meminimalisir kecelakaan lalu lintas. (gal/him)

Editor : Ali Mustofa
#laka #lalu lintas #jalan cor #anggaran #Kudus #kecelakaan