KUDUS - Universitas Sains dan Teknologi Komputer (Universitas STEKOM) melalui Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang diketuai oleh Muhammad Sholikhan, M.Kom., berhasil menjalin kerja sama dengan Masjid Jami' At Taqwa, Krandon, Kota Kudus, dalam upaya modernisasi pengelolaan masjid melalui digitalisasi.
Kegiatan ini melibatkan dua anggota tim PKM lainnya, yaitu Aftuqa Sholikatur Rohmnania, M.M., dan Risma Nurhapsari, SE., M.Ak. dan sejumlah mahasiswa/mahasiswi Universitas STEKOM
Dalam kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan di serambi Masjid Jami' At Taqwa pada Senin (16/9), sekitar 30 perwakilan pengurus masjid dan lembaga-lembaga yang bernaung di bawahnya turut hadir.
Lembaga-lembaga tersebut antara lain Unit Pengumpul Zakat (UPZ), Team Cokriyo Palguno, Forum Remaja Islam Krandon, Jam'iyyah Al Ihsan, dan Jam'iyyah Ibadur Rohman.
Acara puncak ditandai dengan peluncuran website resmi Masjid Jami' At Taqwa, www.masjidjamiattaqwakrandon.com, yang diresmikan melalui doa bersama dipimpin oleh Ketua Takmir Masjid, K.H.M. Zainuri Ahmad.
Website ini berisi profil dan sejarah masjid, informasi lembaga-lembaga masjid, kegiatan rutin masjid lengkap dengan galeri foto dan video, serta transparansi laporan keuangan yang bisa diakses oleh publik.
Nur Salim, selaku Modin Desa Krandon, dalam sambutannya menyampaikan dukungan dari pemerintah desa terhadap program pengabdian ini.
“Kami sangat mengapresiasi program pengabdian masyarakat yang diadakan oleh Universitas STEKOM, karena selaras dengan upaya desa dalam memanfaatkan teknologi untuk kemaslahatan umat,” ujarnya.
Ketua Takmir Masjid Jami' At Taqwa, K.H.M. Zainuri Ahmad, juga menyatakan harapannya agar proses digitalisasi ini dapat memperluas syiar Islam, tidak hanya untuk masyarakat sekitar, tetapi juga untuk jangkauan yang lebih luas.
"Di era digital ini, masjid diharapkan bisa lebih memanfaatkan teknologi untuk mendukung dakwah dan kegiatan lainnya," katanya.
Muhammad Sholikhan, Ketua Tim PKM Universitas STEKOM, mengungkapkan apresiasi yang mendalam terhadap kerja sama yang diberikan oleh pengurus masjid, terutama dalam penyediaan data yang dibutuhkan untuk proses digitalisasi.
Selain website, tim juga memberikan teknologi berupa layar informasi digital yang terintegrasi dengan jam masjid.
Layar digital ini menampilkan informasi seputar kegiatan masjid dan pengumuman lainnya yang bisa diubah sesuai kebutuhan, memberikan kemudahan kepada jamaah dalam memperoleh informasi terkini.
Selain itu, program ini juga sedang mempersiapkan integrasi teknologi QRIS untuk memudahkan jamaah dalam berdonasi secara online.
Upaya ini merupakan bagian dari inovasi modern yang diharapkan bisa meningkatkan keterlibatan jamaah dan transparansi pengelolaan masjid.
Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan dana hibah dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRTPM) Kemendikbudristek RI tahun 2024. (*)
Editor : Abdul Rokhim