KUDUS – Festival Caping Kalo yang bertajuk "Kudus Icon Of Caping Kalo" akan digelar Kamis (19/9) 2024.
Acara ini dirancang untuk dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat, dengan panggung utama yang terbuka untuk umum. Dihelat di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus.
Panitia acara, Aries Magenta, menyampaikan bahwa festival ini mengusung konsep tradisional yang kental dengan budaya Kudus.
Para tamu perempuan diharapkan datang mengenakan kebaya lengkap dengan caping kalo, sementara tamu laki-laki diminta memakai pakaian adat khas Kudus.
“Kami ingin menghidupkan kembali tradisi dan memperkenalkannya kepada generasi muda," ujar Aris.
"Caping kalo, meskipun jarang dipakai di acara kenegaraan, memiliki nilai budaya yang sangat penting,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Aris menekankan pentingnya peserta untuk membeli caping kalo alih-alih menyewa, sebagai bentuk dukungan langsung terhadap perekonomian para pengrajin lokal.
”Kami sangat mendorong agar peserta membeli caping kalo, ini tidak hanya memperkuat identitas budaya tetapi juga membantu kesejahteraan para perajin caping kalo,” tambahnya.
Festival Caping Kalo menargetkan kehadiran 500 perempuan yang akan mengenakan caping kalo.
Selain itu, festival juga akan dimeriahkan dengan berbagai stand UMKM yang menampilkan produk fashion dan jasa pernikahan, memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk mempromosikan karya mereka.
Aries menambahkan, para peserta dan tamu undangan diharapkan sudah hadir dengan pakaian adat mereka.
Festival Caping Kalo ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam mengenalkan dan melestarikan budaya Kudus, terutama di kalangan generasi muda. (san)
Editor : Ali Mustofa