Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Puskesmas Undaan Kudus Inspeksi Jajanan anak di Lingkungan Sekolah, Begini Temuannya!

Indah Susanti • Jumat, 6 September 2024 | 02:14 WIB

 

PEMERIKSAAN: Tim Puskesmas Undaan dan anggota Polsek Undaan melakukan pemeriksaan jajanan di kantin sekolah.
PEMERIKSAAN: Tim Puskesmas Undaan dan anggota Polsek Undaan melakukan pemeriksaan jajanan di kantin sekolah.

KUDUS – Puskesmas Undaan Kudus kembali melaksanakan giat inspeksi dan pemeriksaan jajanan anak sekolah.

Inspeksi ini dilakukan untuk memastikan jajanan yang dikonsumsi anak di lingkungan sekolah aman.

Giat inspeksi ini dipimpin oleh Kepala Puskesmas Undaan Amad Mohamad bersama petugas keliling, petugas laborat, promosi kesehatan, bidan Desa Kalirejo, Pemerintah Kecamatan Undaan, Anggota Polsek Undaan, serta anggota Koramil Undaan.

Amad Mohamad menerangkan, giat inspeksi ini dilakukan sebagai antisipasi pencegahan jajanan anak sekolah dari bahan berbahaya berlebih yang mengandung rodamin b, borak, formalin, hingga metamin yellow.

“Kali ini kita menyasar kantin di SMKN 3 Undaan, kantin dan pedagang di MI, MTs, dan MA Darul Hikam Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan,” ujar Amad.

Pihaknya, juga mengungkapkan bahwa pemeriksaan jajanan makanan ditujukan untuk mengantisipasi jajanan dan makanan kedaluarsa, yang bisa menyebabkan terjadinya keracunan, diare dan semacamnya di lingkungan sekolah.

“Tidak kalah penting, juga kami lakukan sebagai upaya peningkatan higiene sanitasi kantin sehat di sekolah,”imbuhnya.

Ditambahkan, di lokasi SMKN 3 Undaan dilakukan pemeriksaan terhadap delapan kantin dan ditemukan dua jenis jajanan makanan tanpa PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga), 10 jenis jajanan kadaluarsa.

Kendati demikian, tujuh sampel makanan yang dilaborat menunjukkan hasil negatif bahan berbahaya.

“Jajanan makanan yang diambil sampel ada tujuh sampel dengan hasil pemeriksaan laborat, hasilnya negatif borak, negatif rodamin B, negatif metanil yellow, negatif formalin. Kemudian kita juga memeriksa air minum TDs dan Ph. Hasilnya dalam batas normal,” terangnya.

Sementara di MI, MTs dan MA darul Hikam dilakukan pemeriksaan terhadap 12 pedagang.

Hasilnya, ditemukan dua jenis makanan tanpa PIRT, satu jenis makanan kadaluarsa, dan tiga jenis makanan yang diambil sampel menunjukkan hasil negatif.

“Tindakan kami selanjutnya mengedukasi pada pedagang dan pengelola kantin sekolah, serta kita lakukan penyitaan (penggantian uang) pada barang yang kedaluarsa,” tambahnya. (san/him)

 

Editor : Ali Mustofa
#anak #keracunan #kedaluarsa #bahan berbahaya #kantin #jajanan #Inspeksi #sekolah #puskesmas #Kudus #makanan #pedagang