RADAR KUDUS - Dalam laga uji coba terakhir sebelum laga perdana Liga 2, Persiku Kudus menunjukkan performa gemilang dengan menghajar Cranggang FC 22-0 di Stadion Wergu Wetan.
Kemenangan telak ini menjadi bukti kesiapan Persiku untuk menghadapi Nusantara FC pada Sabtu, 7 September mendatang.
Penampilan dominan Persiku membuat para pendukung semakin optimis dengan peluang tim mereka di Liga 2 musim ini.
Selain performa gemilang di lapangan, penonton juga memberikan pujian terhadap kualitas rumput Stadion Wergu Wetan yang terlihat hijau dan terawat meski cuaca di Kudus sedang panas terik.
"Wayah panas ngentang-ngentang kok sukete ISO apik min??" tulis salah satu netizen yang terkesima dengan kondisi lapangan tersebut.
Hal ini menunjukkan perhatian serius manajemen Persiku dalam menyiapkan kandang mereka.
Dengan kemenangan telak dan dukungan dari penggemar, Persiku Kudus siap menghadapi tantangan Liga 2 dengan penuh percaya diri.
Uji coba ini tidak hanya mengasah kemampuan tim, tetapi juga memperkuat hubungan antara tim dan pendukung setia yang selalu siap memberikan dukungan di setiap langkah.
Persijap Menggulung Troso FC 11-0 Dalam Laga Ujicoba
Sementara itu Persijap Jepara baru saja menunjukkan kekuatannya dalam sesi latihan bersama atau sparing melawan Troso FC, tim lokal dari Desa Troso, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara, pada Selasa (3/9/2024).
Bertanding di Lapangan Desa Troso, Laskar Kalinyamat mengamuk dengan kemenangan telak 11-0, membuat lawan tak berdaya menghadapi serangan mereka yang bertubi-tubi.
Meski hasilnya luar biasa, Head Coach Persijap, Kahudi Wahyu Widodo, menegaskan bahwa skor besar bukanlah tujuan utama uji coba ini.
Fokusnya lebih pada pematangan taktik dan strategi menjelang kompetisi Liga 2 musim 2024/2025 yang akan dimulai akhir pekan ini.
Dalam laga perdana nanti, Persijap akan menghadapi Persekat Tegal di Stadion Moch. Soebroto Magelang, dan Kahudi ingin memastikan timnya siap dengan berbagai skema permainan.
Kahudi menyoroti perkembangan anak asuhnya, yang kini tidak hanya mengandalkan penguasaan bola (possession), tetapi juga kemampuan untuk melakukan switch play dan umpan panjang secara efektif.
"Hari ini, saya melihat mereka tidak hanya fokus pada possession, tetapi juga semakin kuat dalam umpan-umpan penetrasi," ujarnya.
Meskipun hasil sparing ini belum bisa dijadikan patokan, Kahudi puas melihat bagaimana pemainnya mulai memahami dan menerapkan strategi yang telah dilatih.
Editor : Ali Mustofa