Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Sistem Penyediaan Air Irigasi Kebun (SiPAIK) pada Perkebunan Nanas: Solusi Efisien Irigasi Kebun untuk Pertanian Modern oleh UMK Kudus

M Ulin Nuha • Sabtu, 31 Agustus 2024 | 16:49 WIB

 

Suasana pengenalan Sistem Penyediaan Air Irigasi Kebun (SiPAIK) pada Pokdarwis Singo Barong, Desa Pedawang, Bae, Kudus, baru-baru ini.
Suasana pengenalan Sistem Penyediaan Air Irigasi Kebun (SiPAIK) pada Pokdarwis Singo Barong, Desa Pedawang, Bae, Kudus, baru-baru ini.

KUDUS - Universitas Muria Kudus (UMK) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung inovasi di bidang pertanian.

Kali ini, dengan memperkenalkan Sistem Penyediaan Air Irigasi Kebun (SiPAIK) pada perkebunan nanas nusantara yang dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Singo Barong, Desa Pedawang, Bae, Kudus, pada Sabtu (03/08/2024) lalu.

Sosialisasi ini, dilakukan oleh dosen dan mahasiswa yang tergabung pada Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) UMK.

Imam Abdul Rozaq, S.Pd., M.T. selaku ketua tim PkM menjelaskan, kegiatan ini merupakan kolaborasi antardosen dari beberapa program studi (prodi) di UMK.

Ia yang merupakan dosen Prodi Teknik Elektro menggandeng Muhamad Imanuddin, S.P., M.Sc (dosen Agribisnis UMK) dan Rianto Wibowo, S.T., M.Eng (dosen Teknik Mesin UMK) sebagai anggota. Selain itu, juga melibatkan dua mahasiswa dari Prodi Teknik Elektro.

Menurut Imam, kegiatan ini bertujuan agar pokdarwis mampu menggunakan teknologi modern dalam irigasi kebun nanas yang dikelolanya.

Selain itu, sistem irigasi SiPAIK dapat menekan biaya, sehingga penyiraman di kebun lebih efektif dan efisien.

Sistem sprinkler dipilih Imam. Sebab, perawatan relatif lebih mudah dan penyiraman merata untuk tanaman nanas yang memiliki jarak tanam pendek.

“Harapan kami sistem irigasi SiPAIK ini, dapat bermanfaat bagi pokdarwis dalam meningkatkan efektifitas dan efisiensi serta produktivitas dari kebun nanas ini” tutur Imam.

Sementaraitu, Kepala Desa Pedawang yang juga hadir pada kegiatan tersebut, mengucapkan terima kasih atas sosialisasi yang diberikan tim, sehingga pokdarwis mengetahui sistem penyiraman modern pada perkebunan nanas yang mereka kelola.

Photo
Photo

“Terima kasih kepada Tim PkM UMK yang telah membantu dalam sistem penyiraman kebun nanas nusantara yang dikelola Pokdarwis Singo barong,” ungkapnya.

“Harapan kami, sistem SiPAIK ini dapat menekan biaya produksi serta meningkatkan produktivitas dari kebun nanas nusantara yang kami kelola di bawah BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) Pedawang” harapnya.

Selain itu, Pemerintah Desa Pedawang dengan tangan terbuka akan menerima kerja sama yang saling menguntungkan dengan UMK.

“Kami membuka diri dengan tim dari UMK untuk melakukan kerja sama demi peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Pedawang” tambahnya.

Kegiatan ini, dihadiri juga delapan orang anggota pokdarwis, kepala desa, dan dua orang perangkat Desa Pedawang.

Agenda kegiatan ini, diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, penyampaian materi, peragaan penggunaan SiPAIK, tanya jawab, dan penutup.

Kegiatan ini berjalan atas kerja sama dan dibiayai oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti).

Juga difasilitasi oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muria Kudus. (lin/*)

Editor : Ali Mustofa
#Kebun nanas #irigasi #penyiraman #universitas muria kudus #UMK #tim pkm umk #pertanian #kemenristek dikti #BUMDes #Kudus #pokdarwis #inovasi #perkebunan