Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Viral! Ratusan Pemuda Berkostum Aneh Geruduk Mie Gacoan Kudus, Ada Apa?

Galih Erlambang Wiradinata • Jumat, 30 Agustus 2024 | 20:09 WIB

 

VIRAL: Pemuda berkostum aneh ditertibkan oleh polisi saat datang ke Mie Gacoan Kudus Jumat (30/8) dini hari.
VIRAL: Pemuda berkostum aneh ditertibkan oleh polisi saat datang ke Mie Gacoan Kudus Jumat (30/8) dini hari.

KUDUS - Ratusan pemuda berkostum aneh mendatangi Mie Gacoan pada Jumat (30/8) pukul 01.00 dini hari. Kedatangan ratusan pemuda ini sempat viral di sosial media dan meresahkan pemilik kedai.

Video ini sebelumnya sempat beredar di sosial media. Dari video yang beredar tersebut, ratusan pengunjung Mie Gacoan memadati warung mi tersebut.

Mereka mengenakan kostum aneh dan antre di kasir untuk memesan makanan.

Dari video yang beredar para pengunjung yang sedang makan melihat kedatangan para remaja yang tiba dengan kostum aneh tersebut.

Para remaja yang viral ini memakai pakain beraneka ragam. Salah satu dari mereka ada yang tak memakai kaos. Bahkan muka mereka diwarnai dengan warna hitam.

Ada juga remaja laki-laki yang tiba dengan mengenakan kostum daster dan kerudung. Ada juga yang mengenakan kostum tuyul, datang dengan mengenakan pampers.

Waka Polres Kudus, Kompol Satya Adi Nugraha membenarkan adanya kejadian yang viral tersebut.

Polisi memperoleh laporan dari pemilik kedai atas kejadian itu. Tim Polsek Kota langsung meluncur ke lokasi untuk menertibkan para remaja berkostum aneh itu.

”Benar ada (Kejadian remaja berkostum viral), mereka datang ke lokasi mendadak,” katannya.  

Satya menambahkan, para remaja yang datang ini bukan komunitas. Mereka datang ke lokasi tanpa ada perencanaan dan perorangan.

Ratusan remaja yang viral ini, motif mengenakan kostum aneh ini adalah semata untuk mengikut tren semata. Mereka hanya ingin viral di sosial media.

”Mereka sebelumnya tahu tren itu di luar kota. Lalu mereka ingin viral dengan macam gaya dengan mengenakan kostum aneh,” katanya.

Fenomena tersebut baru pertama kali terjadi di Kabupaten Kudus. Satya mengimbau, para remaja tersebut tidak mengulangi perbuatan mereka kembali. Lantaran dapat meresahkan masyarakat dan mengganggu ketertiban umum.

Sementara itu, Kapolsek Kota, Iptu Subkhan mengatakan, hal tersebut menimbulkan kepanikan dan keresahan pengunjung serta pengelola resto yang kemudian di laporkan ke polisi.  Karena aksi tersebut dilakukan tanpa berkoordinasi dengan pihak resto dan sudah mengganggu ketertiban umum maka dibubarkan.

”Kami menghargai hak privat dan berekspresi selama tidak bertentangan dengan hak publik atau ketertiban umum,  karena kalau sudah mengganggu ketertiban umum maka hal itu harus dihentikan demi kepentingan ketentraman publik.  Membuat gaduh malam hari dan meresahkan tidak dibenarkan oleh aturan perundang-undangan yang ada." tandas Subkhan. (gal)

Editor : Abdul Rokhim
#mie gacoan #gacoan #fyp #Peristiwa #Kostum aneh #Kudus #viral