Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Target Agustus, Revitalisasi Delapan Pasar Tradisional di Kudus Molor Lagi, Ini Tanggapan Dinas

Indah Susanti • Sabtu, 24 Agustus 2024 | 16:57 WIB
REVITALISASI PASAR: Pasar Jember masuk daftar revitalisasi pasar tradisional. Dinas Perdagangan akan melakukan revitalisasi delapan pasar di Kabupaten Kudus.
REVITALISASI PASAR: Pasar Jember masuk daftar revitalisasi pasar tradisional. Dinas Perdagangan akan melakukan revitalisasi delapan pasar di Kabupaten Kudus.

KUDUS – Rencana revitalisasi delapan pasar tradisional di Kudus berjalan alot. Hingga saat ini, progres revitalisasi masih dalam tahap perencanaan.

Padahal, Dinas Perdagangan Kudus, sebelumnya menargetkan untuk pelaksanaan perbaikan bangunan pasar tradisional dilakukan pada Agustus 2024.

“Revitalisasi pasar masih persiapan, belum ada yang mulai (perbaikan),” kata Kabid Pasar pada Disdag Kudus, Albertus Harys Yunanto.

Delapan pasar yang masuk dalam rencana perbaikan, lanjut Harys, tujuh diantaranya dianggarkan melalui melalu Dana Bagi Hasil Cukai dan Tembakau (DBHCHT) Tahun 2024 sebesar Rp 5 miliar.

Tujuh pasar tersebut, yakni Pasar Jember, Pasar Kliwon, Pasar Bitingan, Pasar Mijen, Pasar Kalirejo, Pasar Wates dan Pasar Ngembalrejo.

Sedang satu pasar lainnya, dianggarkan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2024 sekitar Rp 167 juta, yakni Pasar Baru.

Sedangkan jenis rehabnya, mulai dari dari atap bangunan, ada yang digunakan untuk pembangunan los jualan, serta ada yang untuk peninggian bangunan guna menghindari genangan banjir.

“Ini termasuknya molor, kemungkinan September 2024 (mulai perbaikan),” ungkapnya.

Lebih lanjut, Harys mengungkapkan bahwa kendala teknis menjadi faktor utama pelaksanaan revitalisasi delapan pasar menjadi tersendat.

Namun, pihaknya tidak menerangkan secara jelas teknis seperti apa.

“Molornya karena teknis, seharusnya Agustus 2024 kalau rencana awal. Kami berharap September sudah jalan,” tuturnya.

Kendati demikian, Harys memastikan bahwa penyelesaian revitalisasi pasar tradisional akan dikebut tahun ini, meski hingga saat ini belum dimulai proses perbaikan secara fisiknya.

Ia menambahkan, rata-rata kerusakan sedang. (san/him)

Editor : Ali Mustofa
#revitalisasi #dinas perdagangan #anggaran #Kudus #pasar tradisional