KUDUS - Tiga jenis spesies hewan purba ditemukan saat proses eskavasi di Kedung Cino Desa Gondoharum, Kecamatan Jekulo, Kudus.
Fosil itu diantaranya, serpihan dari escapula Gajah Stegodon, karapas atau tempurung kura-kura purba, dan gigi buaya purba.
Tim eskavator Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus bersama dengan melakukan penyelamatan dugaan temuan fosil yang dilaporkan warga.
Dia adalah Sumadi, warga Desa Terban. Saat itu, ia sedang mencari madu di Desa Gondoharum. Kemudian tidak sengaja menemukan benda yang diduga fosil.
Ia lalu melaporkan kejadian itu ke pihak Museum Situs Purbakala Patiayam untuk melakukan penyelamatan.
Konservator Museum Situs Purbakala Patiayam Jamin mengatakan, rencana eskavasi untuk menyelamatkan dugaan spesies Gajah Stegodon.
Kemudian melihat setelah melihat di lokasi pihaknya menganalisis bahwa akan ada pengembangan temuan.
Sehingga jangkauan penggalian diperlebar dengan ukuran 2 meter x 2 meter.
Hasil dari prediksi itu, kemudian dibuktikan dengan ditemukan tiga spesies purba dalam satu kotak.
”Berdasarkan laporan warga itu ada dugaan Gajah Stegodon. Tapi setelah kami cek dan buka persagi dengan tujuan mungkin akan ada pengembangan temuan,” katanya kemarin.
Ia menyebut, pengembangan temuan fosil sering terjadi pada wilayah yang memiliki struktur tanah yang merupakan hasil endapan lavano atau endapan rawa menjadi daratan.
Sehingga struktur tanah lebih empuk dan kecenderungan terdapat beberapa spesies lain di dalamnya.
”Musim kemarau seperti ini sangat banyak terjadi penemuan fosil. Karena ada aktivitas warga saat menggarap lahan,” ujarnya. (wat/him)
Editor : Ali Mustofa