Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pilkada Kudus 2024: PKB Himpun Kekuatan dengan Partai Koalisi hingga Gerindra Tunggu Langkah Hartopo-Mawahib

Galih Erlambang Wiradinata • Kamis, 8 Agustus 2024 | 17:03 WIB
Ketua DPC PKB Kudus, Mukhasiron.
Ketua DPC PKB Kudus, Mukhasiron.

KUDUS - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Kudus segera memanasi mesin partainya jelang pilkada tahun ini.

Terbaru, secara resmi memberikan rekomendasinya kepada pasangan Samani — Bellinda.

Diberitakan sebelumnya, PKB akhirnya menentukan labuhannya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kudus.

Pasangan bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati (bacabup dan bacawabup) Sam'ani Intakoris-Bellinda Birton dipilih untuk didukung maju pada pilkada yang digelar November mendatang.

Sam'ani Intakoris mengaku bersyukur dukungan mengalir kepadanya.

Ia akan memegang erat amanat dan perintah partai tersebut.

”Alhamdulilah kami diberi rekom dari PKB oleh DPP PKB di Jakarta,” katanya.

Dalam waktu dekat, partai besutan Cak Imin akan melangsungkan konsolidasi pemenangan dengan partai pengusung Sam'ani-Bellinda. 

Ketua DPC PKB Kudus, Mukhasiron mengaku segera menindaklanjuti perintah partai.

Dengan melaksanakan konsolidasi pemenangan bersama partai pengusung Samani-Bellinda. 

Sejauh ini, Samani mengklaim ada lima partai yang telah menyatakan sikap mendukung dirinya maju ke kontestasi Pilkada. Kelima partai ini adalah, PAN, PKB, Hanura, Nasdem, dan Demokrat. 

”Kami akan menindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan partai koalisi segera,” jelasnya. 

Mukhasiron menambahkan, DPP PKB memutuskan pilihan kepada Samani lantaran mantan sekda Kudus ini adalah kader partai PKB.

Di samping itu, pasangan Samani-Bellinda punya tagline kota Santri. Di mana Kabupaten Kudus adalah kota yang religius. Serta dikenal sebagai kota santri. 

”Saya melihat pak Samani punya arah mensejahterakan Santri. Itu adalah poin alasan kenapa DPP memutuskan merekomendasikan Samani-Bellinda,” katanya. 

Dalam tahapan penjaringan dan pendaftaran calon bupati Kudus, kata Mukhasiron ada 13 orang mendaftar. 

Dari 13 orang tersebut, enam disaring lagi oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jateng. Yakni, Hartopo, Mawahib, Samani, Masan, Sandung Hidayat, dan Imam Baikuni. 

”Nama-nama itu kemudian disaring lagi untuk mengikuti fit and proper test di DPP PKB, kecuali Pak Sandung tidak dipanggil,” ungkapnya. 

Dari hasil penjaringan di tingkat DPP tersebut, mengerucutlah nama Samani-Bellinda untuk diusung maju ke kontestasi Pilbup Kudus 27 November mendatang. 

Mukhasiron menyatakan, setiap agenda Pilkada PKB selalu berupaya mengusung kadernya untuk maju.

Seperti pada Pilkada lima tahun lalu, PKB mengusung pasangan Tamzil-Hartopo. Pasangan tersebut juga diusung oleh partai Hanura dan PPP.

Hasilnya pasangan Tamzil-Hartopo memenangkan Pilkada 2018 silam. 

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Kudus Sulistyo Utomo mengaku sudah komunikasi dengan partai koalisi lainnya yaitu Golkar. Partai koalisi pengusung Hartopo-Mawahib. 

”Kalau komunikasi dengan partai lain (Golkar, Red) sudah. Ini kami menunggu langkah dari paslon Hartopo-Mawahib. Kalau sudah diperintah kami akan gerak,” jelasnya.

Sulis menduga Hartopo saat ini menyiapkan atau berkomunikasi dengan partai lain. Sehingga kekuatan partai tambah. 

”Nanti ketika deklarasi akan kami kabari,” tegasnya. (gal/zen) 

Editor : Abdul Rokhim
#hartopo #Pilkada Kudus #koalisi #Kudus #pkb #gerindra