Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Besok Pagi, Puluhan Ribu Nasi Jangkrik Dibagikan kepada Warga saat Puncak Tradisi Buka Luwur Makam Sunan Kudus

Galih Erlambang Wiradinata • Selasa, 16 Juli 2024 | 06:28 WIB
MASAK NASI BERKAT: Perewang memasak nasi untuk kemudian dibungkus dengan daun jati. Selanjutnya dibagikan kepada masyarakat.
MASAK NASI BERKAT: Perewang memasak nasi untuk kemudian dibungkus dengan daun jati. Selanjutnya dibagikan kepada masyarakat.

 

KUDUS - Puncak tradisi buka luwur Makam Sunan Kudus akan berlangsung pada Selasa (16/7).

Pihak panitia membagikan nasi berbungkus daun jati kepada masyarakat. Sementara total nasi yang akan dibagikan ada sebanyak 40 ribu.

Sebelum nasi kuah asem dan jangkrik dibagikan kepada masyarakat, proses memasaknya berlangsung di parkiran Menara Kudus.

Ada sebanyak 1.200 perewang yang diterjunkan dalam rangkaian agenda buka luwur makam Sunan Kudus.

Pihak panitia menyediakan 91 ribu kilogram nasi untuk dimasak. Sementara kerbau yang disembelih sebanyak 22 ekor dan kambing 68 ekor.

Untuk memasak bahan di atas telah disediakan sekitar 20 dandang. Pemasakan nasi dan daging ini dimulai Senin dini hari dan dibungkus tadi malam.

Sementara nasi akan dibagikan kepada masyarakat pada Selasa (16/7) pukul 02.00 hingga 05.00.

Sementara itu, di sisi sebelah utara tengah dilangsungkan proses memasak daging.

Daging dan nasi yang telah dimasak tersebut, ditata terlebih dahulu. Selanjutnya, nasi dan daging tersebut akan dibungkus dengan daun jati.

Humas Yayasan Masjid Makam Menara Sunan Kudus (YM3SK), Denny Nur Hakim mengatakan, menu nasi yang diberikan kepada masyarakat umum itu, berupa uyah asem.

Terdiri dari nasi dan daging kerbau atau kambing yang dibungkus daun jati.

Sementara menu lain yakni nasi jangkrik goreng. Kuliner khas tersebut dibagikan kepada para kiai.

”Kalau untuk masyarakat dibagikan tanpa kuah. Jika dengan kuah nanti ditakutkan akan cepat basi,” katanya.

Terkait pembagian nasi bungkus tersebut, bisa diperoleh dengan kupon khusus bagi yang bersedekah.

Selain itu nasi juga akan dibagikan kepada relasi Pemangku Punden dan Belik di 500 titik. Distribusi juga akan dibagikan secara langsung.

Dia menambahkan, jalur antrean pengambilan nasi jangkrik untuk masyarakat umum hari ini tetap seperti tahun kemarin.

Antrean putri di sebelah selatan Menara Kudus. Sedangkan antrean laki-laki berada di sebelah utara Menara Kudus. (gal)

Editor : Ali Mustofa
#kuliner #nasi jangkrik #daun jati #sunan kudus #buka luwur #Kudus