KUDUS - Titis Citra, 23, perempuan asal Desa Honggosoco, Jekulo, Kudus, ini memiliki hobi offroad.
Ketertarikannya dengan hobi ekstrem ini, bermula saat dia mengamati ayahnya bermain.
Lama-kelamaan dia berminat mencoba mengendarai mobil jenis Jip.
Saat usia 15 tahun, Titis mulai menaklukkan berbagai medan ekstrem.
Seperti di kawasan Pegunungan Terban, sirkuit GOR Wergu Wetan Kudus, dan sirkuit Desa Piji.
Hingga kini, sudah tujuh tahun dia menggeluti hobi yang didominasi oleh kaum Adam itu. Titis mengaku tak pernah kewalahan mengendarai Jip.
Bahkan, sejumlah penghargaan sudah dia koleksi.
Di antaranya, menjadi peserta termuda offroad pada 2014 dan peserta offroad perempuan pertama se-Kudus pada 2015.
Meski sempat mendapatkan penilaian miring dari orang lain, Titis berhasil membuktikan kemampuannya bermain offroad dengan lihai.
”Ada yang menilai; Cah wedok kok dolanane ngono (Anak perempuan kok mainannya seperti itu). Tapi juga ada yang suport. Mungkin karena belum banyak perempuan yang main (offroad),” ujarnya.
Intensitas menyalurkan hobinya itu berkuarang saat dia duduk di banguku kuliah di Universitas Negeri Surabaya. Setelah lulus menyandang sarjana gizi, ia mulai lagi ngagas mobil Jip di medan ekstrem. Setiap liburan ia tak pernah absen mengasah kemampuannya.
Tak hanya itu, ia juga aktif bergabung di komunitas Armada Jip Wisata Kudus. Ia pun sering mengikuti kegiatan wisata jelajah alam Pegunungan Muria.
”Selain offroad, saya juga sibuk freelance kerja di Kantor Pos sambil jualan," jelasnya.
Sebagai offroader perempuan, ia ingin memberikan edukasi bagi masyarakat, bahwa perempuan juga bisa bermain olahraga ekstrem. Ia berharap, ada lebih banyak lagi perempuan yang tertarik menggeluti hobi seperti dirinya.
”Kalau ada teman perempuan sesama pencinta offroad, jelas saya senang. Karena bisa saling bertukar pikiran,” imbuhnya. (wat/lin)
Editor : Abdul Rokhim