KUDUS – Jalan Kudus-Purwodadi, turut Desa Tanjungkarang mulai dibenahi kemarin.
Rencananya jalan tersebut akan ditinggikan agar tak rendam saat musim penghujan.
Dari pantauan di lapangan, alat berat diterjunkan di sekitar lokasi di Jalan Kudus-Purwodadi.
Alat berat tersebut menghancurkan kontruksi beton yang lawas tersebut. Jalan tersebut dihancurkan dengan dibor dan akan diperbaharui.
Sementara itu, arus lalu lintas dilakukan sistem buka tutup dari arah Jati menuju Undaan maupun sebaliknya.
Di lokasi antrean kendaraan tidak terlampau padat. Kendaraan harus mengantre sekitar dua menit.
Pelaksana CV Surya Duta, Galuh Putra Agung mengatakan, anggaran rehabilitasi jalan tersebut dianggaran dari dana bersumber APBN.
Besaran anggaran senilai Rp 2,9 miliar.
”Nantinya jalan tersebut akan dilaksanakan pembetonan,” ungkapnya.
Dia menyebut pekerjaan jalan ini ada dua titik. Pertama turut Desa Tanjungkarang dengan panjang kurang lebih 200 meter.
Sementara di ruas jalan Kudus-Purwodadi turut Desa Kalirejo sepanjang 350 meter.
Galuh menambahkan, jalan tersebut memang perlu diperbaiki. Lantaran kondisinya sudah rusak dan sering dikeluhkan masyarakat.
”Di samping itu juga untuk mengantisipasi ketika musim hujan. Karena jalan tersebut sering terendam air ketika hujan lebat,” ungkapnya.
Dari perencanaan, jalan Kudus-Purwodadi tersebut akan ditinggikan. Ketinggian jalan nantinya akan menjadi 35 sentimeter.
Pekerja menyebut jalan tersebut memang ada cekungan.
Sehingga menyebabkan air hujan sering merendam jalan tersebut. Oleh karena itu perlu adanya peninggian jalan.
”Semoga perbaikan jalan ini bisa mengurangi genangan. Dan arus lalu lintas tak tersendat pada musim hujan,” imbuhnya.
Galuh menambahkan, kendala pekerjaan adalah kondisi arus lalu lintas yang padat di sekitar lokasi.
Sehingga perlu adanya pengaturan lalu lintas. Di lokasi diterjunkan petugas proyek untuk mengatur lalu lintas dari sisi utara maupun selatan. (gal/him)
Editor : Ali Mustofa