KUDUS – Pembangunan kembali Pasar Babe (Barang Bekas) di Kudus yang terbakar beberapa waktu lalu, segera dimulai, ditargetkan selesai September 2024 mendatang.
Hal itu disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Perdagangan Kudus Andi Imam Santosa saat meninjau Pasar Babe yang berlokasi di Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, kemarin (2/6).
“Target kami pada bulan ini (Juli, Red) lelang cepat, lalu akhir Juli sudah berkontrak, dan akhir Sepetember sudah selesai,” kata Andi.
Anggaran yang akan digelontorkan untuk pembangunan Pasar Babe ini disiapkan Rp 1,5 miliar.
Bersumber dari Dana Tidak Terduga (TT) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus.
Ia mengatakan, baru memasukkan RAB (Rancangan Anggaran Biaya) ke Dinas PUPR.,
Karena untuk review harus melalui Dinas PUPR, dan semua analisis melalui Permen (Peraturan Menteri) Nomor 8 tahun 2023.
Sesuai dengan perencanaan, alokasi anggaran tersebut nantinya akan diperuntukkan untuk 7 lajur los pedagang.
Andi mengakui bahwa jumlah anggaran belum bisa mencukupi untuk semua pedagang.
“Total los yang terbakar kemarin itu 297, dengan total ada 200 pedagang," ujarnya.
"Nanti kita bagi, kita rembuk bersama paguyuban, kita sepakati baiknya bagaimana melalui musyawarah,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Babe, Haryanto berharap pembangunan kembali los yang terbakar bisa dilakukan secepatnya agar bisa kembali berjualan seperti sebelumnya.
Terhitung, sudah lebih dari satu bulan para pedagang tidak bisa berjualan akibat peristiwa kebakaran waktu itu.
Alhasil, pedagang tidak memiliki pemasukan, ditambah kondisi pasar yang masih sepi.
“Harapannya untuk pembangunan nanti, bangunannya ditinggikan, tidak seperti yang lama. Ini kondisinya masih sepi,” tuturnya. (san/him)
Editor : Ali Mustofa