Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Empat Madrasah di Kudus Kantongi SK Adiwiyata Tingkat Jateng, Mana Saja?

Indah Susanti • Jumat, 28 Juni 2024 | 22:48 WIB
TERIMA PIAGAM: Empat guru perwakilan madrasah menerima penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Tengah baru-baru ini.
TERIMA PIAGAM: Empat guru perwakilan madrasah menerima penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Tengah baru-baru ini.

KUDUS — Empat madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kudus berhasil mengantongi penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Tengah 2024, yakni MTs N 1 Kudus, MTs N 2 Kudus, MI Muhammadiyah Al Tanbih, MTs Tahfidz Yanbuul Quran Muria 2 Kudus.

Empat madarasah tersebut menjadi angkatan pertama di Kabupaten Kudus yang berhasil mendapatkan Penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Keikutsertaan madrasah dalam penilaian sekolah adiwiyata sendiri mulai dilakukan sejak 2022 lalu, dengan 10 madrasah yang telah lolos di tingkat Kabupaten Kudus pada tahun yang sama.

Kasi Pendidikan Madrasah pada Kantor Kemenag Kudus Agus Siswanto menjelaskan, penghargaan tersebut diberikan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutana (DLHK) Provinsi Jawa Tengah.

“Kemarin ada 10 madrasah yang dapat di tingkat Kabupaten Kudus, karena hanya ada empat yang siap melaju ke tingkat Provinsi Jawa Tengah makanya hanya ada empat yang diajukan dan alhamdulillah lolos semua,” ujarnya.

Sekolah atau madrasah Adiwiyata ini merupakan amanat dari Peratuan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 52 Tahun 2019 tentang tentang Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah.

“Jadi sekolah yang sudah menerapkan gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup dapat diajukan untuk mendapatkan predikat sekolah adiwiyata tingkat kabupaten dulu, kemudian tingkat provinisi, nasional hingga mandiri,” tambahnya.

Setelah mendapatkan penghargaan adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Tengah, lanjut Agus, keempat madrasah tersebut akan menjalankan program-program terkait selama 12 bulan atau satu tahun.

Setelah itu, apabila madrasah tersebut dinyatakan siap untuk melaju ke tingkat Adiwiyata Nasional, maka akan diajukan kembali untuk paling cepatnya tahun 2025 mendatang.

Jadi, tergantung dari sekolah untuk kesiapannya bagaimana, kalau harapan dari Kemenag, kalau bisa ya lanjut ke tingkat nasional secepatnya. (san)

Editor : Abdul Rokhim
#adiwiyata #madrasah #kemenag #sekolah #Kudus