Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tuntaskan TPA Tanjungrejo, Ketua DPRD Kudus Masan: Segera Gunakan Teknologi Pengolahan Sampah

Galih Erlambang Wiradinata • Kamis, 27 Juni 2024 | 20:37 WIB
SIDAK: Ketua DPRD Kudus Masan sidak di TPA tanjungrejo Jekulo Kudus yang menumpuk kemarin.
SIDAK: Ketua DPRD Kudus Masan sidak di TPA tanjungrejo Jekulo Kudus yang menumpuk kemarin.

KUDUS - Pengaplikasian teknologi sangat dibutuhkan untuk mengelola dan mengolah permasalahan sampah di Kudus belakangan ini.

Di samping itu, sampah sebelum masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA) perlu disortir terlebih dahulu di tingkat desa.

Gagasan itu disampaikan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus Masan saat melihat permasalahan sampah yang belum teratasi di TPA Tanjungrejo.

Politisi PDIP itu menilai, kolaborasi untuk penanganan sampah perlu dioptimalkan. Peran pemerintah di tingkat bawah atau desa sangat perlu.

Sampah rumah tangga diharapkan disortir terlebih dahulu di tingkat tempat pembuangan sementara (TPS) desa.

”Jadi sampah dipilah dahulu, yang bisa diolah bisa dikerjakan di tingkat TPS. Jadi tidak terjadi over kapasitas di TPA,” imbuhnya.

Dia mencontohkan, di Desa Prambatan Lor telah berhasil menuntaskan permasalahan sampah. Tak semuanya sampah rumah tangga masuk ke TPA Tanjungrejo.

Sampah rumah tangga tersebut, dipilah dan diolah terlebih dahulu di tingkat desa.

Sampah diolah dengan mesin pencacah. Hasil pengolah sampah tersebut menjadi bijih plastik.

”Dengan memanfaatkan mesin pengolah sampah atau pencacah ini, sampah di tingkat rumah tangga bernilai ekonomis,” katanya.

Selain itu, Masan juga mencontohkan pengolahan sampah di TPS Kedungdowo.

Di sana telah menerapkan sistem pengolahan dengan teknologi. Sampah yang diolah akan bernilai ekonomis.

Dengan adanya TPS percontohan tersebut, Masan meminta pemerintah daerah segera tanggap dalam penanganan sampah.

Pemerintah harus menghadirkan teknologi untuk pengolah sampah.

Perlu adanya kajian yang mendalam untuk mengaplikasikan teknologi pengolahan sampah ini. Agar teknologi apa yang cocok diterapkan ke TPA Tanjungrejo.

”Kalau jangka pendek sudah dilakukan untuk membeli alat, namun harus memikirkan penanganan jangka panjang,” imbuhnya.

Masan ke depan akan membuat pilot project percontohan TPS terpadu.

Dia menaksir pembuatan TPS ini kurang dari Rp 1 miliar. Terlebih lagi, anggarannya bisa dikolaborasikan bersama APBDes dan APBD.

Sementara penanganan sampah ini, kata Masan perlu melibatkan semua pihak yang ada di Kabupaten Kudus.

Mengentaskan permasalahan sampah ini, dia menilai stakeholder terkait akan terbuka dan mau memaksimalkan penanganan. (gal/*)

Editor : Ali Mustofa
#sampah #dprd #Masan #Kudus #tpa tanjungrejo