Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Usut Kasus Pengeroyokan hingga Tewas di Undaan Kudus, Polisi Periksa Saksi dan Rekaman CCTV

Galih Erlambang Wiradinata • Sabtu, 25 Mei 2024 | 02:02 WIB

 

Photo
Photo

KUDUS – Polres Kudus terus mengusut kasus dugaan pengeroyokan terhadap korban, R,16, warga Kecamatan Undaan yang mengakibatkan tewas.

Sejumlah saksi, barang bukti, hingga olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) telah diperiksa polisi.

Waka Polres Kudus, Kompol Satya Adi Nugraha mengatakan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi R tewas.

Lokasinya berada di Desa Medini, Kecamatan Undaan. Ia membenarkan korban tewas dikeroyok. CCTV di sekitar kejadian juga diperiksa.

”Tanggal 21 Mei ada kejadian pengeroyokan di Medini gang 6. Korban atas nama R, kemudian ada keluarga korban yang melaporkan kejadian tersebut dan langsung olah TKP,” katanya.

Satya menambahkan, pihaknya telah mengklarifikasi sejumlah saksi di sekitar TKP kejadian korban tewas. Polisi menyebut ada puluhan saksi yang diperiksa.

Sementara dari hasil keterangan saksi, R tewas usai dikeroyok pelaku. Serta ada beberapa luka hasil tusukan benda tajam di tubuh korban.

”Kami mendalami kasus ini, masyarakat diharapkan bisa menjaga Kamtibnas. Mohon kasus ini serahkan kepada kepolisian,” mintanya.

Dari pemberitaan sebelumnya, Humas RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus, dr. Taura Avensia membenarkan adanya korban warga Kecamatan Undaan yang sedang diotopsi.

Dari informasi korban mengalami luka tusukan. ”Penyebab utama kematian pada tusukan di dada kiri atas,” katanya.

Sementara hasil otopsi, penyebab utama kematian luka di dada atas kiri sedalam delapan sentimeter.

Panjang tiga sentimeter tembus rongga dada. Kemungkinan melihat rapinya robekan indikasi korban ditusuk senjata tajam jenis clurit.

Taura menambahkan, luka kedua lebar 1 cm tidak beraturan dalam 2 cm robekan kasar kemungkinan sejenis tusukan dari drei.

Sementara itu Sekdes Medini, Faiq Maulana menjelaskan ia telah memperoleh laporan dari babinsa setempat bahwa R tewas di Desa Medini.

Dari laporan tersebut korban meninggal ditusuk dan bacok.

“Infonya korban pulang jam 3 pulang dari nonton wayang di Desa Terangmas. Info sementara seperti itu karena dari pagi tidak di rumah,” jelasnya.

Saat ini polisi tengah memeriksa CCTV di sekitar lokasi kejadian. Pihaknya menduga korban sempat bersitegang dengan pemuda Desa Medini sebelumnya.

Korban jauh sebelumnya juga sempat warga Desa Medini dan sempat dibawa kepolsek setempat. (gal/him)

Editor : Ali Mustofa
#pengeroyokan #tewas #saksi #polisi #cctv #polres #Kudus #tkp