KUDUS – Warga Desa Bulungkulon RT:3/RW:3, diduga mengalami keracunan usai menyantap makanan yang dihidangkan di tempat hajatan.
Mereka mengalami mual dan diare dan harus dievakuasi oleh pihak Puskesmas Jekulo.
Menurut keterangan Kepala Puskesmas Jekulo dr. Doni, warga Desa Bulungkulon berdatangan dengan mengeluhkan penyakit sama yakni diare dan muntah-muntah sehingga membuat badan lemas.
”Kurang lebih sekitar pukul 10.00 mereka melakukan pemeriksaan ke Puskesmas Jekulo," ujarnya.
"Kemudian, hingga sore hari terus bertambah, lalu kami menyusuri warga yang mengalami keracunan, kami evakuasi membawa mobil dari Puskesmas dan ada yang menggunakan kendaraan pribadi untu dilarikan ke rumah sakit terdekat yakni rumah sakit Nurusyifa Jekulo, karena di Puskesmas daya tampungnya sudah penuh,” lanjutnya.
Dia menjelaskan, untuk saat ini pasien keracunan makanan tersebut masih dalam perawatan.
Dan, yang dirawat di Puskesmas Jekulo ada 15 orang.
Hingga kemarin (14/5) masih dalam pantauan petugas dari Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus.
”Ya berdasarkan keterangan warga yang mengalami keracunan tersebut, Senin (13/5) malam ada hajatan, memakan nasi ada sayurannya kemudian beragam jajanan. Lalu, paginya merasakan diare yang berlebihan disertai muntah,” kata dr. Doni.
Untuk saat ini sampel dari keracunan sudah dibawa oleh DKK, berupa sampel makanan dan muntahan dari pasien.
Hal ini dibenarkan, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit DKK Dharsono, mengatakan sampel segera dibawa ke laboratorium Semarang.
”Kami saat ini terus melakukan pemantauan kondisi pasien masih dalam perawatan, dan sampel sudah kami amankan dan Rabu (15/5) akan kami bawa ke semarang untuk dilakukan uji laboratorium,” ujarnya. (san)
Editor : Ali Mustofa