KUDUS – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kudus terus menggalakkan program jemput bola untuk perekaman kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP) bagi warga.
Terutama di daerah pelosok.
Belum lama ini, Disdukcapil Kudus melakukan program jemput bola di wilayah pegunungan yang sulit dijangkau dengan kendaraan roda empat.
Baca Juga: Tak Banyak Orang Tahu, Ternyata Ini Cara Menguji Sahabat Sejati dan Teman Palsu
Di antaranya di pelosok Gunung Muria Desa Rahtawu, Gebog.
Petugas perekaman datang ke lokasi menggunakan sepeda motor menuju kediaman warga.
Sembari menyusuri jalan setapak yang hanya bisa dilalui sepeda motor ini, petugas tetap semangat membawa peralatan untuk perekaman E-KTP bagi warga.
Bahkan, harus membawa genset sendiri sebagai sumber listrik peralatan perekaman.
Sekretaris Disdukcapil Kabupaten Kudus Tulus Triyatmika menceritakan, ada satu warga yang tergolong lansia dan tinggal di rumah di daerah pelosok Gunung Muria, Desa Rahtawu yang belum perekaman E-KTP.
Dengan begitu, dilakukan upaya perekaman E-KTP dengan jemput bola di rumah warga yang tinggal seorang diri.
Kegiatan perekaman dilakukan dengan lancar, meski saat pendataan harus menggunakan genset dan antena pemancar, lantaran tidak ditemukan jaringan seluler.
”Posisinya itu di sebelah Puncak 29 Pegunungan Muria di Desa Rahtawu. Posisi di atas gunung arah ke Desa Tempur, Kabupaten Jepara,” ujar Tulus kemarin. (san/lin)
Editor : Ali Mustofa